GELORA.CO - Pengamat politik Hendri Satrio menyebut sosok Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri sebagai lawan ideal menghadapi Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.
Prabowo sendiri sudah ramai mendapat dukungan, kususnya dari partainya sendiri, Gerindra, dan partai koalisi pemerintah, untuk kembali maju pada Pilpres mendatang.
Hal itu disampaikan Hendri dalam perbincangannya bersama Helmy Yahya di Youtube @HelmyYahyaBicara, dikutip Minggu (5/4/2026).
Menurut Hendri, meski peluang Megawati mengalahkan Prabowo tidak besar, namun pencalonannya memiliki nilai strategis bagi internal partai.
“Kalau saya jagoannya Megawati. Ini seperti ‘the last dance’,” ujar Hendri.
Pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) itu menjelaskan, langkah Megawati maju sebagai calon presiden justru bisa menjadi upaya untuk menjaga soliditas partai banteng.
Menurutnya, saat ini PDIP memiliki sejumlah tokoh mentereng seperti Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah 2018-2023 yang juga mantan capres pada Pilpres 2024 Ganjar Pranowo hingga Gubernur Jakarta Pramono Anung yang berpotensi maju dalam kontestasi 2029.
Namun, kondisi tersebut juga membuka peluang munculnya friksi internal jika salah satu kader dipilih.
“Kalau yang maju kader, bisa ada potensi pecah karena banyak faksi,” kata Hendri.
Karena itu, Hendri menilai figur Megawati sebagai tokoh sentral partai justru bisa menjadi perekat yang menjaga kekompakan.
“Kalau beliau yang maju, minimal partai solid dulu,” ucapnya.
Hendri juga menyoroti peran Presiden ke-5 RI itu dalam menjaga ideologi partai yang berakar dari ajaran ayahnya, Presiden pertama RI, Soekarno.
Ia menyebut Megawati sebagai sosok yang paling memahami dan menginstitusionalisasikan ajaran Bung Karno ke dalam tubuh PDIP.
“Megawati yang mewadahi ajaran Soekarno ke dalam partai. Itu penting untuk dijaga,” jelasnya.
Hendri menilai, langkah tersebut juga bisa menjadi momentum memperkuat posisi PDIP pasca kekalahan di Pilpres 2024, meski tetap menjadi pemenang dalam pemilu legislatif.
Di sisi lain, Hendri meyakini jika Megawati benar-benar maju, hal itu akan mendapat respek dari Prabowo.
“Prabowo pasti akan sangat menghormati kalau Ibu Mega yang turun langsung,” katanya.
