GELORA.CO - Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, menghubungi prajuritnya yang tengah bertugas di Lebanon menyusul gugurnya tiga prajurit serta lima lainnya yang mengalami luka-luka.
Ketiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.
Dalam sambungan telepon maupun video call tersebut, Agus memerintahkan para prajurit untuk memperketat pengamanan internal dan memastikan tidak ada yang keluar dari area tugas.
"Jaga moral prajurit yang ada di sana, tetap melaksanakan pengamanan intern, masuk ke bunker-bunker dan tidak ada kegiatan yang lagi keluar," kata Agus kepada prajurit dalam video yang dilihat merdeka.com dalam media sosial pribadinya @91agussubiyanto, Sabtu (4/4/2026).
Ia pun meminta juga kepada para prajurit untuk tetap semangat dalam melaksanakan tugas perdamaian tersebut.
"Dan jaga moril prajurit supaya tetap semangat. Terima kasih, semangat bertugas," ujarnya.
"Siap panglima, dilaksankan panglima," sahut anggota yang merupakan Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL, Lebanon.
"Tetap semangat," ujar Agus.
"Terimakasih atas arahannya, kami sampaikan salam Panglima kepada seluruh prajurit," jawab prajurit.
"Garuda," tegas panglima.
"Garuda Prima," jawab tegas prajurit.
Keselamatan Jadi Prioritas
Jenderal bintang empat ini memastikan, keselamatan prajurit di daerah penugasan Lebanon menjadi prioritas yang utama baginya.
"Prioritas utama memastikan keselamatan prajurit di daerah penugasan Lebanon Selatan, tetap aman dan terlindungi dalam menjalankan amanah negara," ujarnya.
Ia pun berdoa, agar seluruh prajurit yang tengah melaksanakan tugas tersebut mendapatkan lindungan dari Tuhan.
"Semoga seluruh prajurit senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, diberikan kekuatan dan keteguhan hati dalam menjalankan tugas, serta keselamatan di setiap langkah pengabdian. Doa kami menyertai setiap langkah kalian." Tetap Semangat, GARUDA!!," pungkasnya.
