Rudal Iran Tembus Iron Dome dan Gempur Gedung 7 Lantai Israel, 3 Orang Hilang

Rudal Iran Tembus Iron Dome dan Gempur Gedung 7 Lantai Israel, 3 Orang Hilang

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO
- Serangan rudal Iran pada hari Minggu berhasil menembus sistem pertahanan berlapis Israel, termasuk Iron Dome. Misil itu menghantam langsung gedung tujuh lantai di Haifa, menyebabkan tiga orang hilang di bawah reruntuhan bangunan.

Petugas pemadam kebakaran Israel masih mencari tiga orang yang hilang. Militer dan layanan penyelamatan Israel mengatakan serangan langsung terhadap gedung tersebut menghancurkan sebagian struktur bangunan dan melukai empat orang.

Serangan itu terjadi beberapa menit setelah militer memperingatkan telah mendeteksi serangkaian rudal baru yang ditembakkan dari Iran sekitar pukul 15.00 GMT.

"Gedung itu terkena dampak langsung rudal," kata militer Israel kepada AFP, Senin (6/4/2026), membenarkan bahwa rudal itu ditembakkan dari Iran.

Layanan darurat Israel, Magen David Adom, mengatakan empat orang terluka ketika gedung itu terkena serangan langsung.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel mengatakan petugas pemadam kebakaran sedang mencari tiga orang yang hilang di lokasi gedung yang sebagian runtuh.

Rekaman AFP menunjukkan petugas penyelamat menggunakan senter untuk mencari para korban di antara puing-puing gedung dan blok beton yang berserakan.

Korban luka termasuk seorang pria berusia 82 tahun, kata MDA, menambahkan bahwa dia dalam "kondisi serius". Pihak rumah sakit kemudian mengatakan kondisinya stabil.

"Dia terluka akibat benda berat dan ledakan,” kata MDA, menambahkan bahwa tiga lainnya menderita luka akibat pecahan peluru dan ledakan.

Tiga korban luka termasuk bayi berusia 10 bulan yang menderita cedera kepala, menurut MDA.

Puluhan anggota pasukan keamanan dan penyelamat Israel dikerahkan di lokasi serangan.

Gambar dan rekaman yang diterbitkan oleh MDA menunjukkan asap mengepul dari reruntuhan bangunan yang rata di daerah padat penduduk, dan tandu diletakkan di jalan oleh petugas penyelamat untuk para korban.

Paramedis MDA Shevach Rothenshtrych mengutip pernyataan warga yang mengatakan bahwa ada korban yang terjebak di bawah reruntuhan di lantai bawah, dan pria berusia 82 tahun itu diselamatkan setelah petugas pertolongan pertama berhasil memindahkan potongan-potongan besar beton.

Rekannya, Tal Shustak, mengatakan bahwa ketika panggilan darurat diterima, “kami dikirim dalam jumlah besar ke lokasi kejadian dan melihat kerusakan yang luas, termasuk pecahan kaca, asap, dan beton yang berserakan di tanah.”

Pada hari Minggu, militer mendeteksi lima gelombang rudal yang ditembakkan dari Iran. Mereka mengeklaim sistem pertahanan telah beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut.

Iran telah menembakkan rudal nyaris setiap hari ke Israel sejak 28 Februari, sebagai balasan atas serangan gabungan AS-Israel terhadap negara Islam tersebut yang telah menewaskan beberapa pemimpin tinggi Iran, termasuk pemimpin tertinggi saat itu; Ayatollah Ali Khamenei.

Sejak awal konflik, serangan udara Israel dan AS telah menyerang sejumlah lokasi produksi rudal Iran dan juga fasilitas nuklir.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita