Prabowo: Jangan Kepandaian Kau Pakai Perkaya Bangsa Lain

Prabowo: Jangan Kepandaian Kau Pakai Perkaya Bangsa Lain

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Prabowo: Jangan Kepandaian Kau Pakai Perkaya Bangsa Lain

GELORA.CO - -
Presiden RI memberikan ultimatum keras kepada pejabat maupun intelektual yang tidak memiliki jiwa patriotisme untuk mundur dari jabatannya. Menurut dia, yang diperlukan pemerintah adalah pejabat yang pro rakyat kecil.

"Pilih, bela rakyatmu atau pilih mengabdi ke yang lain. Saya tidak akan toleransi mereka-mereka yang tidak patriotik. Sepintar apapun kau, kalau kau tidak bela bangsamu sendiri, tidak ada tempat di sekitar saya, carilah orang lain," kata Presiden dalam sambutan acara Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

Presiden menegaskan, kepintaran para ilmuwan maupun teknokrat seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat. RI 1 tidak ingin kepintaran digunakan pada hal yang merugikan bangsa Indonesia.

"Jangan kepandaian itu kau pakai untuk memperkaya bangsa lain. Kita tidak benci bangsa lain, kita tidak mau rakyat kita miskin terus karena uang kita diambil ke luar negeri. Kalau saudara mau, silakan. Jangan ikut pemerintah yang saya pimpin," kata Presiden Prabowo.

Dia pun meminta para intelektual menjadi "Profesor Merah Putih" yang berdiri membela rakyat dan tidak menggunakan kepandaian mereka untuk menutupi korupsi serta perampokan uang negara. Prabowo juga merespons pihak-pihak yang skeptis, atau berniat meninggalkan Indonesia lantaran kondisi nasional yang sudah tidak ideal untuk ditinggali.

"Ada yang mau kabur. Kabur aja. Kau kabur aja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silakan. Mau kabur ke mana? Hei orang-orang pintar bukalah berita, lihatlah, kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia, sekarang," katanya.

Menurut Prabowo, pemerintahannya hanya ingin bekerja untuk rakyat. Sehingga individu yang tidak memiliki visi sejalan dipersilakan untuk tidak bergabung agar tidak menimbulkan kegaduhan.

Hilirisasi


Prabowo menegaskan, pentingnya pengembangan proyek hilirisasi nasional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Dia menekankan bahwa setiap proyek strategis harus terus dievaluasi secara objektif dan ilmiah, seiring dengan kemajuan teknologi yang berlangsung cepat.

"Saya minta kita objektif dan kita bersifat saintifik. Kita hitung secara matematik. Kalau proyek ini, walaupun kita canangkan dan kita adakan feasibility study, mulai satu tahun yang lalu, enam bulan yang lalu, kalau hari ini terjadi perkembangan teknologi, kita bisa mendapat teknologi yang lebih bagus, teknologi yang lebih murah, menghasilkan sesuatu yang lebih untung bagi rakyat, kita harus berani mengubah rencana," ucap Prabowo.

Selain itu, Prabowo menginstruksikan kepada Satgas Hilirisasi dan BPI Danantara terus mengkaji pilihan teknologi terbaik, dengan mengedepankan efisiensi dan manfaat maksimal bagi masyarakat. "Kaji terus teknologi, lihat. Matematis, matematis, matematis. Tidak ada kepentingan lain. Yang paling efisien, menguntungkan rakyat, itu yang harus dijalankan."

Prabowo juga menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan Indonesia. Dia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan menjaga arah pembangunan nasional, termasuk melalui penguatan hilirisasi sebagai pilar kemandirian ekonomi.

"Kita harus menjadi raksasa yang tidak tidur. Kita harus jadi raksasa yang bangun. Dan kita akan bangun. Kita akan menjadi negara yang hebat," ujar Prabowo.

Kemudian, ia berpesan, pentingnya persatuan di tengah keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa. Menurut Prabowo, perbedaan harus menjadi kekayaan yang memperkuat, bukan memecah.

“Perbedaan adalah baik, perbedaan adalah kekayaan, perbedaan jangan kita biarkan menjadi sekat-sekat. Kekurangan kita saling tutup. Kesalahan kita saling ingatkan. Kelalaian segera kita koreksi. Semua tujuannya adalah kebaikan bangsa," ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Prabowo turut mengingatkan bahwa stabilitas dan perdamaian merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa, di tengah dinamika global yang penuh tantangan. "Perdamaian sangat mahal. Kita jaga bangsa kita," tutup Prabowo.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita