Oknum TNI Teror Ibu dan Anak dengan Parang, Diduga Tak Terima Dilaporkan Penggelapan Kendaraan?

Oknum TNI Teror Ibu dan Anak dengan Parang, Diduga Tak Terima Dilaporkan Penggelapan Kendaraan?

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Oknum TNI Teror Ibu dan Anak dengan Parang, Diduga Tak Terima Dilaporkan Penggelapan Kendaraan?

GELORA.CO
- Seorang oknum TNI AD dikabarkan telah melakukan teror,

Teror tersebut diketahui dilakukan oknum TNI AD tersebut denngan mendatangi kediaman korban di Malang.

Tak main-main, teror tersebut dilakukan oknum TNI AD dengan mengeluarkan parang di kediaman korban tersebut.

Hal itu diketahui dari unggahan yang dibagikan di akun Twitter @neveral0nely___ pada 22 April 2026.

Dalam cuitan tersebut, diketahui teror tersebut dilakukan pada 21 April 2026 pukul 22.30 WIB.

Rupanya teror tersebut dilakukan pada dua orang ibu dan anak berusia 4 tahun saat mengeluarkan parang.

"Oknum TNI AD wilayah Malang inisial ST mendatangi rumah serang warga di Malang dan meneror dua orang ibu dan anak 4 tahun histeris saat oknum tersebut mengeluarkan parang," tulisnya.

Sayangnya belum diketahui motif sebenarnya dari pengancaman dan teror tersebut.

Namun diduga aksi teror tersebut dilakukan berkaitan dengan pelaporan terkait menjadi backing penggelapan kendaraan.

"Warga tersebut dituduh telah melaporkan oknum ini TNI AD berinisial ST ini kepada panglima TNI karnea bisnis gelapnya membekingi penggelapan kendaraan dan mengancam ke beberapa perusahaan," ujarnya.

Seketika cuitan tersebut menjadi viral hingga ditayangkan pada 193,1 ribu pengguna Twitter.

Tampak beberapa diantaranya juga ikut memberikan komentar atas aksi oknum TNI AD tersebut.

"Luar biasa sifat manusia kalau keseringan di zona hitam," ujar akun @Si_senor_.

"Biadab sekali, kayak gini kok bisa masuk tentara," jelas akun @masradeon.

"Gak usah pakai inisial-insiial anj, sebut aja udah namanya," tandas akun @Ramarivaldi31362 terkait aksi teror oleh oknum TNI AD tersebut.(*)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita