GELORA.CO - Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla atau JK kembali menyarankan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) untuk memperlihatkan ijazah aslinya. JK menyebut isu ijazah Jokowi ini telah menimbulkan kegaduhan luas di masyarakat.
JK menerangkan, sudah dua tahun terakhir ini orang-orang saling berkonflik hingga mencaci maki karena isu ijazah Jokowi.
"Sudahlah Pak Jokowi, sudahlah, kasihlah ijazah saja," kata JK di Jakarta, dikutip Minggu (19/4/2026).
"Sensitif sekali itu ijazah. Kenapa sih? Dan saya lihat itu asli, kenapa tidak kasih liat? Membiarkan masyarakatnya berkelahi diri sendiri. Saling memaki masyarakat, dua tahun," tambahnya.
JK mengakui dirinya pernah mendampingi Jokowi sebagai Wakil Presiden. Namun, sebagai orang yang lebih senior, dia pun perlu memberikan nasihat kepada Jokowi.
"Saya berpasangan dengan, saya wakilnya Pak Jokowi. Tapi karena sudah selesai, maka kita warga negara biasa. Saya lebih tua dari dia. Jadi sebagai orang yang lebih senior, saya nasihati," kata JK.
Sebelumnya diberitakan, JK mengungkap perannya dalam perjalanan politik Joko Widodo (Jokowi) hingga menjadi Presiden ke-7. JK menyebut, Jokowi bisa mencapai posisi tersebut karena peran yang dia lakukan.
Awalnya, JK menceritakan saat dirinya mengajukan nama Jokowi kepada Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Sukarnoputri untuk dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Saya katakan saya seniornya, siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya membawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi gubernur," ujar JK di Jakarta pada Sabtu (18/4/2026).
Menurut JK, Megawati sempat menolak usulan tersebut. Namun pada akhirnya, dia menyetujui hingga Jokowi terpilih sebagai gubernur. JK turut memperlihatkan foto Jokowi sedang 'sungkem' menyalaminya.
"Sehingga waktu dia menang jadi gubernur setelah ke Ibu Mega datang sama saya ucapkan terima kasih. Apa kurangnya saya coba? Saya bawa ke Jakarta," ucap JK seraya memperlihatkan foto Jokowi tersebut.
"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur mana bisa jadi presiden," imbuhnya
Sumber: inews
