GELORA.CO - - Islamic Revolutionary Guard Corps atau Garda Revolusi Iran melarang ekspor minyak dari kawasan Timur Tengah ke negara-negara mitra Amerika Serikat dan Israel selama konflik berlangsung.
Sejak serangan terjadi pada 28 Februari lalu, lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz juga terganggu.
Padahal, Selat Hormuz merupakan jalur terpenting distribusi minyak dari kawasan Teluk Persia ke berbagai negara di dunia. Kini Iran mengancam akan melarang ekspor minyak.
Sementara itu, sejumlah tempat pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Hanoi, Vietnam, dipadati pembeli setelah harga BBM mengalami kenaikan signifikan. Panic buying tak terhindarkan imbas konflik Timur Tengah yang masih terjadi.
Antrean sepeda motor dan mobil terjadi di sejumlah tempat pengisian BBM di Hanoi. Sebagian SPBU bahkan terpaksa tutup akibat kehabisan pasokan.
Harga BBM di Hanoi mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir, yakni menjadi 29.120 dong Vietnam per liter atau sekitar Rp 18.713 per liter. Setidaknya ada 7 SPBU di Hanoi yang telah membatasi penjualan di tengah kekurangan pasokan BBM.
Dilansir dari Associated Press Television News, Perdana Menteri Vietnam, Ph m Minh ChÃnh, telah menghubungi rekan-rekannya di Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab untuk mengamankan tambahan pasokan bahan bakar dan minyak mentah.
Pemerintah Vietnam juga mengimbau penerapan pengaturan kerja dari rumah guna menghemat pasokan BBM di negaranya.
