GELORA.CO - Seorang warga mengaku sempat melihat seorang pria membawa tas hitam di sekitar lokasi penemuan bayi perempuan yang ditinggal dalam gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Saat itu, warga mengira pria tersebut merupakan kurir paket.
Diketahui bahwa lokasi gerobak tersebut berada di salah satu gang tepat di depan rumah pemiliknya.
Saksi bernama Ati (53) mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (3/3) sore, tidak lama sebelum bayi tersebut ditemukan warga.
“Iya, kalau orang lewat tapi sih saya enggak begitu emang jelas. Cuma saya duduk di situ lagi main HP, terus ada orang lewat kayak bapak-bapak gitu, nenteng tas item. Cuma pikir saya kan di sini suka mesen-mesen paket gitu kan. Saya juga enggak nanya,” kata Ati saat ditemui di lokasi, Kamis (5/3).
Menurut Ati, pria tersebut sempat berhenti di sekitar lokasi selama beberapa menit sebelum kembali berjalan pergi.
“Terus enggak lama di situ ya sekitar dua menitan kayak di situ agak lama, dia balik lagi sudah enggak bawa tentengan itu,” ujarnya.
Saat itu, Ati tidak menaruh curiga, karena mengira pria tersebut hanya mengantar paket seperti biasanya. Namun, kecurigaan baru muncul setelah ia mendengar kabar ada bayi ditemukan di gerobak nasi uduk.
“Terus saya enggak lama keluar beli takjilan, begitu balik bilangnya ‘Nemu bayi,’ gitu kan. ‘Eh di mana nemu bayi di situ?’” ujarnya.
Ati mengatakan, ia baru mengingat kejadian tersebut keesokan harinya ketika teringat kembali pria yang dilihatnya membawa tas hitam itu.
“Nah itu pas saya pagi-pagi, inget ‘Oh iya kan kemarin lihat bapak-bapak itu bawa tas item itu.’ Cuma apa yang dibawa saya enggak tahu gitu. Cuma dia juga baliknya kayak buru-buru, asyik main HP gitu jalan,” kata dia.
Ia memastikan bahwa orang yang dilihatnya bukan anak kecil seperti yang disebut dalam surat yang ditemukan bersama bayi tersebut.
“Bukan, orang dewasa,” kata Ati.
Ia memperkirakan pria tersebut sudah berusia dewasa dan datang seorang diri.
“Ya, kayak bapak-bapak gitu deh,” ujarnya.
Ati juga mengatakan pria tersebut tidak memakai penutup wajah dan mengenakan jaket berwarna cokelat.
“Enggak, enggak pakai penutup wajah. Tapi memang mata saya kan agak ini ya, kayak pakai jaket coklat gitu deh,” katanya.
Menurut Ati, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB.
“Ya pas sorenya, sekitar hampir jam setengah 5-an deh. Terus jam setengah 6 teriak nemu bayi di situ itu,” ujarnya.
Ati menambahkan, pria tersebut datang sendirian dan tidak terlihat membawa apa pun ketika kembali melewati lokasi.
“Sendirian bapak-bapaknya,” kata dia.
Seorang bayi perempuan ditemukan telantar di dalam gerobak nasi uduk di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3) sore.
Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela mengatakan bayi tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 17.30 WIB setelah terdengar suara tangisan dari arah gerobakk.
“Saksi Dinda mendengar suara tangisan bayi dari arah gerobak yang berada di depan rumah saksi. Saat dicek, saksi melihat tas belanja FamilyMart warna hitam di dalam gerobak tersebut,” kata Anggiat dalam keterangannya.
Saat tas tersebut dibuka, saksi menemukan seorang bayi perempuan dalam posisi miring mengenakan pakaian boneka beruang warna biru dan dibungkus selimut bayi.
Di dalam tas itu juga ditemukan sejumlah perlengkapan bayi seperti susu formula, tisu basah, sarung tangan bayi, serta secarik surat yang diduga ditulis oleh kakaknya.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang meninggalkan bayi tersebut, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
