GELORA.CO -Kekecewaan mendalam dirasakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setelah sejumlah sekutu Washington menolak permintaan untuk mengirim kapal perang guna mengawal kapal tanker di Selat Hormuz.
Beberapa negara sekutu seperti Jerman, Spanyol, dan Italia menyatakan belum memiliki rencana untuk mengirim kapal guna membantu mengamankan jalur tersebut. Padahal Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia.
Menanggapi sikap tersebut, Trump menilai sebagian negara sekutu kurang menunjukkan dukungan meskipun AS telah lama membantu mereka dalam berbagai hal keamanan.
“Sebagian sangat antusias, dan sebagian lainnya tidak,” kata Trump, dikutip dari Reuters, Selasa 17 Maret 2026.
“Beberapa di antaranya adalah negara yang telah kami bantu selama bertahun-tahun… tetapi mereka tidak begitu antusias," ujarnya.
Trump juga menegaskan bahwa tingkat dukungan sekutu sangat penting bagi AS dalam menghadapi situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Penolakan tersebut terjadi saat konflik regional terus meningkat dan menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas jalur energi global.
Sumber: RMOL
