Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Syekh Ahmad Al Misry: Pada Makan Bangkai Saudaranya!

Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Syekh Ahmad Al Misry: Pada Makan Bangkai Saudaranya!

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO
- Nama pendakwah Syekh Ahmad Al Misry tengah menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan bahwa dirinya merupakan sosok ustaz berinisial SAM yang disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis. Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu berbagai spekulasi dari masyarakat.

Kecurigaan terhadap Syekh Ahmad Al Misry mencuat setelah kuasa hukum korban, Benny Jehadu, menyebut bahwa sosok terlapor memiliki inisial SAM serta dikenal sebagai pendakwah yang kerap tampil di program televisi nasional. 

Hal ini kemudian membuat sejumlah pihak mengaitkannya dengan Syekh Ahmad Al Misry yang diketahui pernah mengisi program dakwah di televisi.

"Terlapor ini inisialnya SAM, beliau ini sering mengisi salah satu acara di stasiun TV swasta," kata Benny seperti dilihat dari video yang viral di media sosial.

"Judul daripada acara yang diisi sama beliau ini salah satunya Damai Indonesiaku," sambungnya.

Seiring berkembangnya isu tersebut, nama Syekh Ahmad Al Misry pun menjadi bahan perbincangan warganet.

Namun hingga kini, pendakwah tersebut belum memberikan klarifikasi secara langsung terkait tudingan yang diarahkan kepadanya.

Alih-alih menanggapi secara gamblang, Syekh Ahmad Al Misry justru mengunggah pesan bernuansa religius di media sosialnya yang menyinggung persoalan fitnah serta keadilan di akhirat. Unggahan itu kemudian ramai ditafsirkan oleh publik sebagai respons tidak langsung terhadap isu yang beredar.

"Dibilang lagi puasa, tapi pada makan bangkai saudaranya," tulis Syekh Ahmad Al Misry di Instagram @ahamd_almisry2, dikutip Minggu 15 Maret 2026.

Ia juga menyampaikan pesan lain yang menekankan keyakinannya terhadap keadilan Ilahi.

"Besok di mahkamah Allah kita berjumpa, dan di sanalah keadilan akan ditegakkan," tegasnya.

Unggahan tersebut langsung memicu berbagai reaksi dari netizen. Banyak pengguna media sosial yang memadati kolom komentar dengan pertanyaan mengenai keterkaitan dirinya dengan sosok ustaz berinisial SAM yang kabarnya telah dilaporkan ke Bareskrim Polri. 

Meski demikian, hingga saat ini Syekh Ahmad Al Misry belum memberikan tanggapan atas berbagai komentar tersebut.

Di tengah ramainya spekulasi publik, nama pendakwah lain, yakni Ustaz Solmed, juga sempat ikut terseret dalam isu yang sama. Hal itu terjadi karena sebagian netizen menduga inisial SAM merujuk kepada dirinya.

Merasa perlu meluruskan informasi yang beredar, Ustaz Solmed akhirnya menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kaitan dengan inisial yang sedang ramai diperbincangkan.

"Lagi rame nih soal inisial SAM," tulis Ustaz Solmed.

Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa inisial tersebut tidak sesuai dengan nama lengkapnya. 

"Nama saya = Saleh Mahmud Munawir, jadi kalau mau pakai inisial ya SMM bukan SAM," tegasnya.

Pendakwah yang dikenal aktif berdakwah melalui berbagai platform itu mengaku terkejut karena banyak komentar netizen yang justru diarahkan ke akun media sosial miliknya. Ia mempertanyakan alasan sebagian orang langsung menuding dirinya tanpa dasar yang jelas.

"Kok bisa-bisa nya sih pada nyasar ke IG saya?" tanya dia dengan nada yang tampak penuh keheranan.

Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama ustaz berinisial SAM hingga kini masih menjadi perhatian publik. Banyak pihak berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan sehingga kebenaran atas kasus tersebut dapat terungkap secara jelas.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita