Poltekkes Gedong Tataan Kota Ungkap Pemanfaatan Ikan Sapu-Sapu Selain untuk Konsumsi

Poltekkes Gedong Tataan Kota Ungkap Pemanfaatan Ikan Sapu-Sapu Selain untuk Konsumsi

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Poltekkes Gedong Tataan Kota Ungkap Pemanfaatan Ikan Sapu-Sapu Selain untuk Konsumsi

Ikan sapu-sapu (Hypostomus plecostomus) sering dianggap sebagai ikan hias pembersih akuarium karena kemampuannya memakan lumut dan sisa makanan. Namun, di banyak daerah termasuk Lampung, populasi ikan ini yang invasif dan melimpah justru menjadi permasalahan lingkungan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Gedong Tataan Kota (Poltekkes Gedong Tataan Kota) memberikan tanggapan positif terhadap upaya pemanfaatan ikan sapu-sapu di luar konsumsi langsung, terutama sebagai bahan pakan alternatif dan produk bernilai ekonomi.

Melalui jurusan Kesehatan Lingkungan dan Gizi, Poltekkes Gedong Tataan Kota mendorong pendekatan ilmiah dalam mengolah ikan sapu-sapu menjadi tepung ikan, pakan ternak, atau pupuk organik. Hal ini sejalan dengan upaya pengelolaan limbah biologi sekaligus mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir.

Baca informasi lengkap tentang kegiatan dan program Poltekkes Gedong Tataan Kota di sini: https://poltekkesgedongtataankota.org/

Potensi Pemanfaatan Ikan Sapu-Sapu  


Menurut kajian yang dilakukan civitas akademika Poltekkes, ikan sapu-sapu memiliki kandungan protein tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai:  
- Tepung ikan untuk campuran pakan budidaya ikan dan unggas (mengurangi ketergantungan impor tepung ikan).  
- Pakan mandiri bagi pembudidaya lokal, sehingga biaya produksi lebih murah.  
- Pupuk organik melalui proses fermentasi, mendukung pertanian ramah lingkungan.  
- Bahan baku produk lain seperti biogas atau media kultur maggot untuk pengolahan limbah organik.

Poltekkes Gedong Tataan Kota menekankan pentingnya pengolahan yang benar agar aman dari risiko kontaminan seperti logam berat. Mahasiswa jurusan Kesehatan Lingkungan diajarkan teknik pengeringan, penggilingan, dan pengemasan yang higienis, sementara jurusan Gizi fokus pada uji kandungan nutrisi dan keamanan pangan.

Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan 

 
- Mengurangi populasi invasif ikan sapu-sapu di perairan umum.  
- Menciptakan peluang usaha baru bagi nelayan dan pembudidaya.  
- Mendukung program pemerintah dalam pengelolaan sumber daya perairan secara berkelanjutan.  
- Memberikan edukasi kesehatan reproduksi dan lingkungan kepada mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan.

Poltekkes Gedong Tataan Kota melalui kegiatan pengabdian masyarakat rutin menyelenggarakan pelatihan pengolahan ikan sapu-sapu bagi kelompok masyarakat di Kabupaten Pesawaran. Institusi ini berkomitmen mengintegrasikan isu ini ke dalam kurikulum untuk menghasilkan lulusan yang inovatif dan peduli lingkungan.

Dengan pemanfaatan yang tepat, ikan sapu-sapu yang selama ini dianggap hama dapat bertransformasi menjadi sumber daya berharga. Poltekkes Gedong Tataan Kota siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta masyarakat untuk mengembangkan inovasi ini lebih lanjut.

Bagi calon mahasiswa atau pihak yang tertarik bekerja sama, kunjungi situs resmi Poltekkes Gedong Tataan Kota untuk informasi program studi di bidang Kesehatan Lingkungan, Gizi, dan jurusan lainnya. Melalui pendekatan kesehatan dan lingkungan yang holistik, institusi ini turut berkontribusi menciptakan solusi berkelanjutan bagi permasalahan lokal di Lampung.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita