Iran Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln, AS Sebut Pelautnya Terluka

Iran Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln, AS Sebut Pelautnya Terluka

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO
- Iran dilaporkan menembakkan rudal jelajah ke kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Abraham Lincoln, Rabu (25/3). Di lain pihak, AS melaporkan seorang pelautnya terluka di kapal tersebut.

Keterangan mengenai serangan Iran diumumkan dalam sebuah pernyataan nasional. Mereka kemudian mengancam akan meluncurkan serangan lanjutan.

“Rudal jelajah Qader Angkatan Laut Iran (rudal anti-kapal berbasis darat) menargetkan kapal induk USS Abraham Lincoln milik AS dan memaksanya mengubah posisinya," demikian pernyataan Kepala Angkatan Laut Iran, Laksamana Shahram Irani, seperti dikutip dari AFP.

“Kelompok kapal induk tersebut terus dipantau, dan segera setelah armada musuh ini berada dalam jangkauan sistem rudal kami, armada tersebut akan menjadi sasaran serangan dahsyat oleh Angkatan Laut Iran,” sambung dia.

Belum ada keterangan resmi dari AS perihal serangan tersebut. AS justru menyebut pelaut mereka terluka akibat insiden non-kombatan.

"Seorang pelaut Angkatan Laut AS terluka di atas USS Abraham Lincoln (CVN-72) saat kapal induk tersebut melakukan operasi penerbangan di Laut Arab pada tanggal 25 Maret. Cedera tersebut tidak terkait dengan pertempuran dan tidak mengancam jiwa," kata Armada Kelima AS dalam sebuah pernyataan.

"Pelaut tersebut telah dibawa ke darat untuk perawatan medis lebih lanjut dan kondisinya tetap stabil," tambahnya.

USS Abraham Lincoln merupakan bagian dari misi serangan AS-Israel ke Iran yang disebut dimulai sejak 28 Februari 2026.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita