GELORA.CO - Helm diduga milik pelaku penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andri Yunus tertinggal di lokasi kejadian.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E. Hutagalung mengatakan penyidik telah mengamankan beberapa barang bukti di TKP.
"Helm korban dilepas setelah korban disiram cairan berbahaya oleh pelaku kemudian meski kemudian ada juga pakai yang digunakan korban setelah disiram cairan berbahaya didapat barang bukti juga helm diduga milik pelaku di Jalan Salemba 1 menuju ke RSCM ini bersesuaian dengan CCTV bahwa pelaku yang mengendarai menggunakan helm tersebut," katanya kepada awak media, Senin 16 Maret 2026.
Kemudian korban disebut saat ini masih dalam perawatan.
"Didapatkan luka bakar pada bagian wajah sebelah kanan hingga dada, luka bakar pada tangan kanan, kemudian luka bakar pada tangan kiri," paparnya.
Sebelumnya, aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) dilaporkan menjadi korban dugaan penyiraman air keras di kawasan Salemba, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.
Korban diketahui berinisial AY (27) yang merupakan Wakil Koordinator KontraS.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian itu.
"Kami membenarkan adanya peristiwa dugaan penyiraman cairan berbahaya terhadap seorang korban di kawasan Salemba, Jakarta Pusat," jelasnya.
Menurutnya, korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis dan kondisi kesehatannya terus dipantau oleh tim dokter.
"Saat ini korban telah mendapatkan penanganan medis di RSCM, dan kepolisian sedang melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut," ujarnya.
Peristiwa itu terjadi saat korban tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.
Tiba-tiba, korban diduga disiram cairan berbahaya oleh orang tak dikenal dari arah depan hingga membuatnya terjatuh.
Setelah kejadian tersebut, korban sempat meminta bantuan rekannya berinisial RFA (30) untuk membawanya ke rumah sakit.
"Korban kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RSCM untuk mendapatkan perawatan medis," bebernya.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta mata kanan. Hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif.
Pihak kepolisian menegaskan akan menangani kasus ini secara serius dan profesional. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor.
"Kami mengutamakan keselamatan korban serta akan menindaklanjuti setiap informasi dan alat bukti yang ada. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui peristiwa ini atau memiliki informasi terkait agar segera melapor kepada pihak kepolisian terdekat." tandasnya.
