GELORA.CO - Di TikTok, seorang pengguna membuat heboh dengan klaim Bumi akan kehilangan gravitasi selama 7 detik pada 12 Agustus 2026. Bagaimana faktanya? Jelas, itu hoaks lah, anak SD pun tahu bahwa gravitasi tidak bisa on-off begitu saja.
Jadi begini ceritanya. Seorang pengguna TikTok dan Instagram (kini akunnya tidak ada) mengaku bahwa NASA menyimpan rahasia tersebut. Namun, dokumen NASA 'Project Anchor' dikatakan bocor pada November 2024 dan memuat kabar mencengangkan ini.
"Pada tanggal 12 Agustus 2026, dunia akan kehilangan gravitasi selama 7 detik. NASA mengetahuinya. Mereka sedang mempersiapkan diri tetapi tidak akan memberi tahu kita alasannya," katanya dalam video yang sampai disukai hampir 62.000 kali dan dibagikan 268.000 kali di Instagram.
Konon, orang-orang (atau apa pun itu) mulai melayang dalam 2 detik pertama, kemudian akan terus naik selama interval 3-4 detik, mencapai ketinggian 15 hingga 20 meter di udara. Puncaknya adalah pada detik ke-7,3, tanpa penjelasan, gravitasi kembali dan semuanya ambruk ke bawah.
Jumlah korban 'jatuh dari langit' diperkirakan mencapai 40-60 juta, yang sebenarnya sangat rendah mengingat jumlah orang yang berada di luar ruangan pada saat tertentu di seluruh dunia.
Melansir IFLScience, sepertinya memilih tanggal 12 Agustus 2026 untuk dijadikan hoaks adalah pilihan yang 'sangat bagus'. Di tanggal tersebut, gerhana matahari total tahun ini yang akan terlihat dari Arktik hingga Spanyol. Orang-orang memang suka menghubungkan gerhana dengan malapetaka.
Terus, apa yang akan menyebabkan fenomena ini menurut sang penyebar hoaks?
"Perpotongan dua gelombang gravitasi dari lubang hitam, yang diprediksi pada tahun 2019 dengan probabilitas 94,7%. NASA telah mengetahui hal ini selama lima tahun," ujarnya.
Kalimatnya terdengar pintar dan rumit, tapi salah. Gelombang gravitasi bergerak dengan kecepatan cahaya, jika NASA sekarang dapat memprediksinya, mereka pasti memiliki teknologi yang sangat menantang hukum fisika. Terlebih lagi, NASA tidak mempelajari gelombang gravitasi, kolaborasi LIGO-Virgo-KAGRA-lah yang mengamatinya.
Jadi, bagaimana Bumi bisa kehilangan gravitasinya? Untuk mewujudkannya, Bumi perlu kehilangan massa dengan cepat. Entah bagaimana caranya menyingkirkan inti, mantel, dan kerak Bumi. Ya kalau bisa disingkirkan, Bumi-nya sudah nggak ada lagi, dong?
Jika kamu memiliki objek dengan massa, objek tersebut akan menghasilkan medan gravitasi. Tidak ada cara untuk menghentikannya tanpa menyingkirkan massa tersebut.
