Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Menggala segera mengerahkan tim relawan kesehatan dan psikolog untuk membantu korban banjir di wilayah Tulang Bawang dan sekitarnya. Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak banjir besar baru-baru ini.
Tim relawan yang dilepas terdiri dari mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi, meliputi Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, serta Psikologi Klinis. Mereka membawa obat-obatan dasar, alat kesehatan, dan layanan konseling trauma pasca-bencana.
“Korban banjir tidak hanya membutuhkan bantuan fisik dan medis, tetapi juga dukungan psikologis. Banyak warga yang mengalami stres, kecemasan, dan trauma akibat kehilangan harta benda serta tempat tinggal. Oleh karena itu, kami turunkan tim yang lengkap, mulai dari tenaga medis hingga psikolog,” ujar pimpinan Poltekkes Menggala saat melepas keberangkatan tim relawan.
Tim relawan akan berada di lokasi terdampak selama beberapa hari untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan, pengobatan, vaksinasi, serta konseling psikologis bagi korban banjir, khususnya anak-anak dan lansia. Selain itu, mereka juga akan melakukan edukasi pencegahan penyakit pasca-banjir seperti diare, demam berdarah, dan infeksi kulit.
Aksi ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Banyak korban banjir yang merasa terbantu dengan kehadiran tim kesehatan dan psikolog dari Poltekkes Menggala.
Informasi lebih lanjut mengenai program dan kegiatan Poltekkes Menggala dapat diakses melalui situs resmi https://poltekkesmenggala.org.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diimplementasikan Poltekkes Menggala, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat dan kepedulian terhadap bencana alam. Poltekkes Menggala siap terus mendukung pemulihan pasca-banjir hingga situasi masyarakat kembali normal.
