Menangis Bersujud, Penjual Es Gabus Sudrajat dan Istri Kini Dapat Hadiah Umroh dari Aishar Khaledd

Menangis Bersujud, Penjual Es Gabus Sudrajat dan Istri Kini Dapat Hadiah Umroh dari Aishar Khaledd

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Menangis Bersujud, Penjual Es Gabus Sudrajat dan Istri Kini Dapat Hadiah Umroh dari Aishar Khaledd

GELORA.CO -
Influencer atau selebgram Aishar Khaled, memberikan hadiah umroh kepada penjual es gabus viral karena diintrogasi oknum TNI dan Polri, Sudrajat (50).

Aishar Khaled mendatangi rumah Sudrajat di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jabar, Rabu (28/1).

Istri Sudrajat juga diberikan hadiah umroh oleh Aishar Khaledd yang berasal darii Malaysia ini.

“Bapak jualan es gabus itu sudah berapa lama,” tanya Aishar.

“30 tahun,” kata Sudrajat.

“Sekarang umurnya berapa,” tanya Aishar lagi.

“50 tahun,” jawab Sudrajat.

Dia mengaku selama ini hanya mendapatkan uang kisaran Rp20 ribu hingga Rp30 ribu saja setiap hari.

Dalam postingan di Instagram Aishar, dia juga memberikan hadiah umroh kepada istri Sudrajat.

“Seharusnya bapak seorang yang berangkat umroh. Karena dia sayang sama istri, dia ingin berangkat umroh bersama istrinya,” ujar Aishar lagi.

Dalam video ini, Sudrajat bercerita jika dirinya memang ingin beribadah umroh.

"Saya mau lihat makam Nabi Muhammad SAW," ujar Sudrajat saat mengajak Aishar ke rumahnya yang rusak akibat banjir.

Dari hasi jualannya yang tidak menentu setiap harinya, Sudrajat berkeinginan umroh dengan naik kapal.

Sudrajat pun terharu dan menangis bahagia, dia langsung sujud syukur setelah mendapatkan hadiah umroh tersebut.

Sementara istri Sudrajat mendoakan agar Aishar diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki.

Sebelumnya, video Sudrajat yang dituduh menjual es berbahan spons viral di media sosial setelah dagangannya dibakar dan diinjak oleh oknum aparat pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Sudrajat menegaskan es yang dijualnya merupakan es asli dari pabrik di Depok dan mengaku telah berjualan selama 30 tahun.

Akibat kejadian itu, sekitar 150 es kue rusak dan ia mengaku trauma hingga belum kembali berjualan selama tiga hari.

Sementara, hasil pemeriksaan Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya memastikan seluruh sampel es yang dijual Suderajat aman dan layak dikonsumsi.

Pasca-penyelidikan tersebut, anggota TNI dan Polri yang terlibat telah menyampaikan permintaan maaf.

Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Aiptu Ikhwan Mulyadi, minta maaf. Babinsa Kelurahan Utan Panjang, Serda Heri Purnomo juga meminta maaf kepada Suderajat.

“Peristiwa yang berawal dari kesalahpahaman di lapangan antara aparat kewilayahan TNI-Polri dengan seorang pedagang es telah diselesaikan secara baik melalui pendekatan kekeluargaan antara pihak-pihak terkait," kata Dandim 0501/Jakarta Pusat Kolonel Inf, Ahmad Alam Budiman, Rabu, 28 Januari 2025.

Difasilitasi Dandim, Serda Heri mendatangi rumah Suderajat di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa, 27 Januari 2026.

Serda Heri lantas memeluk Sudrajat dan menyampaikan permintaan maaf.***
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita