Kesaksian Sopir Menangis Sebut Ressa Rizky Rossano Anak Denada Dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi

Kesaksian Sopir Menangis Sebut Ressa Rizky Rossano Anak Denada Dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO -
  Ressa Rizky Rossano (24) pemuda Banyuwangi yakin jika Denada adalah ibu kandungnya.

Setelah saksi kunci yakni sopir yang memabwa Ressa Rizky Rossano dari Jakarta ke Banyuwangi membenarkan hal tersebut.

Diketahui, sidang perdata kasus gugatan atas dugaan penelantaran anak yang menyeret Denada digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (22/1/2026).

Namun dalam sidang ini, Denada kembali mangkir. Ia hanya diwakili tim kuasa hukumnya yang baru diganti.

Kendati begitu, Ressa mengaku kecewa Ressa yang mengklaim sebagai anak Denada meminta diakui. 

Ressa mengaku bahwa gugatannya bukan tak berdasar.

Ia mengetahui bahwa dirinya merupakan anak sang artis sejak mengalami pembullyan, bahkan saat dirinya masih duduk di sekolah menengah pertama.

Kala itu, Ressa diisukan sebagai anak yang tak jelas asal usulnya, membuatnya tertekan dan menanggung malu.

Ia pun kemudian berupaya mencari tahu dengan mengawali dari keluarga dekat yang 24 tahun lalu bersama dalam satu mobil dari Jakarta ke Banyuwangi, saat Denada memberikan Ressa kepada keluarganya untuk dirawat. 

"Saya tanya semua keluarga yang naik mobil saat itu, tidak ada yang mau bilang," kata Ressa, dikutip Kompas.com

Tekat Ressa berapi-api, nalurinya mengatakan bahwa ia harus mencari tahu sendiri meski peluang tampak tertutup. 

Ia akhirnya menemukan seseorang yang menjadi saksi dan berperan sebagai sopir di mobil yang membawanya dari Jakarta ke Banyuwangi.

Seseorang yang tak disebutkan namanya itu tinggal di wilayah Kecamatan Licin. Ressa yang telah lulus SMA, diantar dua temannya nekat berkunjung ke sana dengan satu motor. 

"Sampai sana saya ketemu, orangnya kaget, nangis," tutur Ressa.

Dari seseorang yang kini telah meninggal dunia itu, Ressa mengatakan bahwa ia akhirnya mengetahui bahwa dirinya merupakan anak Denada, namun hal tersebut tetap disimpannya rapat-rapat. 

Meski diakuinya sedih, ia tetap menjalani hubungan dengan Denada sebagaimana saudara sepupu dan memanggil ibunya itu dengan sebutan "Mbak".

Setelah bertahun-tahun menyimpan, Ressa kemudian mengutarakan permintaannya untuk diakui, namun Denada bergeming dan mengatakan bahwa Ressa adalah adiknya, bukan anaknya. 

Ressa yang sakit hati atas hal tersebut kemudian memutuskan untuk menggugat Denada ke PN Banyuwangi dengan nilai gugatan mencapai Rp 7 miliar.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita