Kapal Induk USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran, AS Kirim Belasan Pesawat Tempur Tambahan

Kapal Induk USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran, AS Kirim Belasan Pesawat Tempur Tambahan

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Kapal Induk USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran, AS Kirim Belasan Pesawat Tempur Tambahan

GELORA.CO -
 Kapal induk USS Abraham Lincoln akan siap melakukan operasi melawan Iran dalam 1-2 hari, menurut laporan The New York Times.

Pasukan AS juga dilaporkan telah mengirimkan belasan pesawat tempur tambahan untuk memperkuat kelompok penyerang mereka di wilayah tersebut. Demikian mengutip Sputnik.

Sebelumnya pada hari itu, dengan mengutip seorang pejabat AS, Fox News melaporkan bahwa kelompok tempur kapal induk USS Abraham Lincoln telah memasuki wilayah tanggung jawab CENTCOM di Samudra Hindia.

Pada 22 Januari, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS bergerak menuju Iran untuk berjaga-jaga.

Sebelumnya, dia menolak memberikan jawaban pasti atas pertanyaan apakah opsi intervensi militer di Iran telah dihapus. Dia hanya mengatakan bahwa dia tidak dapat mengatakan apa yang akan terjadi di masa depan.

Uni Emirat Arab Tolak Wilayahnya Dipakai untuk Serangan ke Iran


Uni Emirat Arab (UEA), Senin (26/1) menegaskan komitmennya untuk tidak mengizinkan penggunaan wilayah udara, teritorial, atau perairannya dalam 'aksi militer yang bermusuhan' terhadap Iran.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri UEA menekankan bahwa mereka juga berkomitmen untuk tidak memberikan dukungan logistik apa pun untuk serangan apa pun terhadap Tehran.

Kementerian tersebut mengatakan bahwa UEA percaya bahwa dialog, de-eskalasi, kepatuhan terhadap hukum internasional, dan penghormatan terhadap kedaulatan negara merupakan fondasi paling efektif untuk mengatasi krisis saat ini, sembari menggarisbawahi pendekatan negara Teluk tersebut untuk menyelesaikan perselisihan melalui jalur diplomatik.

Ketegangan antara Washington dan Tehran meningkat sejak protes anti-pemerintah melanda beberapa kota di Iran bulan lalu karena memburuknya kondisi ekonomi.

Media AS mengatakan bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln dan tiga kapal perusak yang menyertainya tiba pada Jumat di Samudra Hindia dalam perjalanan menuju Teluk Oman untuk mengantisipasi serangan AS terhadap Iran.

Armada Amerika Serikat Menuju Timur Tengah


Pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi laporan tersebut, dengan mengatakan bahwa sebuah armada Amerika sedang menuju Timur Tengah dan bahwa Washington memantau situasi di Iran dengan cermat.

Pemerintahan AS mengatakan bahwa semua opsi, termasuk tindakan militer, tetap terbuka dalam menangani Tehran, karena AS dan Israel berupaya mengubah sistem pemerintahan ran.

Para pejabat Iran telah memperingatkan bahwa setiap serangan AS akan memicu respons yang cepat dan komprehensif.

Pada Juni 2025, Israel, dengan dukungan AS, melancarkan perang 12 hari melawan Iran, yang memicu serangan balasan berupa drone dan rudal dari Tehran sebelum Washington mengumumkan gencatan senjata.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita