Deddy Corbuzier Beri Hadiah Tempat Usaha untuk Penjual Es Gabus yang Difitnah Oknum Aparat

Deddy Corbuzier Beri Hadiah Tempat Usaha untuk Penjual Es Gabus yang Difitnah Oknum Aparat

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  – Figur publik Deddy Corbuzier menunjukkan kepeduliannya terhadap penjual es gabus yang sempat viral usai difitnah oknum aparat. Deddy akan memberikan hadiah tempat usaha untuk si kakek yang diketahui bernama Sudrajat. 

Bukti keseriusan Deddy Corbuzier ingin membantu penjual es gabus itu ialah timnya saat ini tengah berusaha melacak keberadaan sang kakek dengan tujuan memberikan bantuan itu. Deddy berharap bantuan bisa segera diberikan.


Menurut Deddy, berdasarkan informasi yang diterimanya, penjual es gabus tersebut kini sudah berada dalam perlindungan lembaga hukum. Karena itu, proses pendampingan terhadap sang kakek tidak bisa dilakukan secara bebas dan harus melalui jalur resmi. 

Ia juga menyebut kemungkinan bantuan lanjutan dapat datang dari pihak lain, termasuk Kang Dedi Mulyadi (KDM).


Deddy menegaskan, niatnya sejak awal bukan untuk menghadirkan sang kakek dalam konten wawancara. Ia mengaku tulus ingin membantu dengan cara membangunkan tempat usaha agar penjual es gabus tersebut bisa kembali berjualan dengan layak.

Selain itu, Deddy menyampaikan pesan tegas kepada siapa pun yang mengenakan seragam atau memiliki kewenangan. Ia mengingatkan agar kekuasaan tidak disalahgunakan untuk menyakiti masyarakat kecil. Menurutnya, tindakan kekerasan terhadap warga tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.


"Ente berdua kan ngeribetin hidup gua lagi tiap hari. Yang ditanya-tanyain orang kan pasti gua. Anda kan di Kemhan, Anda kan tentara juga. Gimana itu urusannya itu tentara mukulin orang, polisi mukulin orang dan sebagainya," ungkap Deddy, dikutip Kamis (29/1/2026).


Deddy pun menyayangkan tindakan yang dilakukan oknum aparat tersebut hanya karena kecurigaan bahwa es gabus yang dijual sang kakek terbuat dari spons. Menurut dia, tindakan tersebut sangat tidak manusiawi dan mencederai institusi.

"Bro, cek dulu. Ya kan, dicek nih... Nah, baru lu samperin. Dan kalau lu samperin juga lu tangkap. Bukan dipukulin, bukan dipukulin. Itu kakek-kakek, kakek-kakek enggak bisa ngelawan. Aduh, badannya cungkring. Ya Allah, itu badannya udah kayak lidi lidi," kata dia.

Selain itu, ia juga memberikan sindiran pedas kepada oknum aparat dalam video viral yang seolah hanya berani kepada rakyat kecil yang tidak berdaya. Deddy menyoroti perawakan kakek penjual es yang tidak sebanding dengan perawakan oknum tersebut. 

Ia mencontohkan, jika penjual tersebut memiliki perawakan yang sangar, mungkin nyali oknum tersebut akan berbeda.

Deddy berharap kasus ini menjadi pelajaran bersama, sekaligus pengingat bahwa empati dan kemanusiaan harus selalu dikedepankan, terutama dalam melindungi masyarakat yang lemah

Sumber: inews 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita