Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pamekasan menggelar sosialisasi gropyokan sampah secara masif sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan melalui gerakan bersama. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, kepala desa, karang taruna, hingga ibu-ibu PKK di seluruh wilayah Pamekasan.
Gropyokan sampah merupakan gerakan gotong royong membersihkan sampah secara serentak di lingkungan masing-masing. Melalui sosialisasi ini, DLH Pamekasan memberikan edukasi tentang cara memilah sampah, jadwal pengangkutan, serta manfaat jangka panjang dari kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.
Kepala DLH Pamekasan menyampaikan bahwa masalah sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah saja. “Kami mengajak seluruh masyarakat Pamekasan untuk aktif melakukan gropyokan sampah minimal satu kali dalam seminggu. Gerakan kecil ini jika dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi kebersihan kota kita,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga diberikan panduan teknis mulai dari teknik memilah sampah organik dan anorganik, pembuatan kompos, hingga pentingnya menjaga saluran air agar tidak tersumbat sampah. DLH Pamekasan juga menyiapkan jadwal gropyokan terpadu yang akan dilakukan secara bergantian di setiap kecamatan.
Program ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mencegah banjir dan penyakit yang ditimbulkan akibat tumpukan sampah.
Masyarakat Pamekasan yang ingin mendapatkan informasi lengkap mengenai jadwal gropyokan, program lingkungan, serta layanan DLH lainnya dapat mengunjungi situs resmi Dinas Lingkungan Hidup Pamekasan di tautan berikut: dlhpamekasan.bondowosokab.org
Mari jadikan Pamekasan lebih bersih dan sehat dengan semangat gotong royong yang kuat. Satu gropyokan, satu langkah menuju lingkungan yang lebih baik! ♻️
#PamekasanBersih #GropyokanSampah #DLHPamekasan #GotongRoyong
