Poltekkes Depok: Ciptakan Lulusan Siap Kerja dengan Biaya Kuliah Terjangkau

Poltekkes Depok: Ciptakan Lulusan Siap Kerja dengan Biaya Kuliah Terjangkau

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Genesis Medicare Depok terus menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi kesehatan unggul di Depok, Jawa Barat, dengan misi utama mencetak lulusan siap kerja yang mampu berkontribusi langsung di dunia industri kesehatan. Berbeda dari perguruan tinggi lain yang lebih berorientasi teori, Poltekkes Genesis Medicare menonjolkan pendekatan praktis yang menjamin lulusan tidak hanya siap mencari pekerjaan, tapi langsung siap mengisi posisi strategis di rumah sakit, laboratorium, dan fasilitas kesehatan. Dengan tingkat penyerapan lulusan mencapai 97 persen, institusi ini menjadi pilihan favorit bagi calon mahasiswa yang menginginkan pendidikan berkualitas tanpa beban finansial berlebih.


Kurikulum Poltekkes Genesis Medicare Depok dirancang secara proporsional, dengan 60-70 persen alokasi waktu untuk praktik langsung dan 30-40 persen untuk teori. Pendekatan ini membedakan polytechnic dari universitas konvensional, di mana mahasiswa diajarkan keterampilan teknis sehari-hari yang siap diterapkan di lapangan. Direktur Poltekkes Genesis Medicare Depok, Purnomo Ananto, menekankan perbedaan ini dalam wawancaranya. “Jadi itu yang membedakan universitas, sekolah tinggi dengan poltek, poltek itu dijamin terampil lulus itu, sudah praktek tiap hari,” ujarnya dikutip https://poltekkesdepok.org. Ia menambahkan, “Jadi kita menciptakan lulusan yang siap kerja, bukan lulusan yang siap mencari pekerjaan, enggak.” Filosofi ini selaras dengan visi Kementerian Kesehatan untuk menghasilkan tenaga kesehatan vokasi yang kompetitif, di mana lulusan dapat langsung berkontribusi pada Universal Health Coverage (UHC) nasional.

Program studi unggulan yang ditawarkan mencakup Diploma III (DIII) Farmasi, DIII Teknologi Terapan Medis, dan DIII Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Setiap program dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri kesehatan saat ini, dengan penekanan pada keterampilan praktis seperti pengelolaan obat, analisis medis, dan pencegahan risiko kerja. Fasilitas pendukung yang lengkap, termasuk laboratorium modern dan ruang simulasi klinis, memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata sejak semester awal. Selain itu, Poltekkes Genesis Medicare Depok menjalin kemitraan dengan puluhan lembaga kesehatan dan industri untuk penelitian dan magang, memperkaya portofolio lulusan.

Salah satu daya tarik utama adalah biaya kuliah yang terjangkau, tanpa biaya pembangunan gedung (BPG). Mahasiswa hanya membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp 750.000 per bulan, yang dapat dicicil. “Per bulannya itu Rp750 ribu, lebih murah dari TK zaman sekarang,” kata Purnomo Ananto. Fleksibilitas ini membuat pendidikan kesehatan vokasi lebih aksesibel bagi keluarga menengah ke bawah, sekaligus menjaga kualitas dengan akreditasi unggul dari BAN-PT. Institusi ini juga menawarkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, memastikan kesetaraan akses pendidikan.

Prestasi Poltekkes Genesis Medicare Depok tidak terlepas dari dukungan Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah Depok, yang memprioritaskan pengembangan SDM kesehatan. Dengan tingkat penyerapan kerja 97 persen, lulusan Poltekkes ini siap mengisi kekosongan tenaga medis di rumah sakit dan puskesmas, mendukung target UHC 95 persen pada 2026. Ke depan, Poltekkes berencana perluas program studi seperti S1 Teknologi Laboratorium Medis untuk antisipasi kebutuhan industri farmasi yang tumbuh pesat di Depok.

Dengan biaya terjangkau dan fokus siap kerja, Poltekkes Genesis Medicare Depok bukan hanya sekolah, tapi jembatan menuju karir kesehatan yang menjanjikan. Institusi ini membuktikan bahwa pendidikan vokasi bisa inklusif dan berkualitas, mencetak lulusan yang siap berkontribusi bagi bangsa.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita