Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Murung Raya mengerahkan alat berat untuk mengatasi volume sampah yang mencapai puluhan ton di beberapa titik pembuangan sementara. Langkah ini diambil untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat akibat penumpukan sampah yang semakin parah.
Tim DLH Murung Raya bersama mitra kerja turun langsung ke lokasi dengan ekskavator dan dump truck untuk membersihkan dan mengangkut sampah dalam jumlah besar. Volume sampah yang tembus puluhan ton ini disebabkan oleh peningkatan aktivitas masyarakat dan keterbatasan lahan TPS (Tempat Pembuangan Sementara) di wilayah perkotaan Puruk Cahu.
Kepala DLH Murung Raya menyatakan bahwa penanganan darurat ini menjadi prioritas utama. “Kami tidak ingin sampah menumpuk terlalu lama yang dapat menimbulkan bau, genangan air, hingga menjadi sumber penyakit. Alat berat dikerahkan agar proses pengangkutan lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Selain pengangkutan, DLH juga intensif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih disiplin membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah dari sumber, serta mendukung program bank sampah dan pengurangan sampah plastik.
Aksi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan DLH Murung Raya dalam pengelolaan sampah tahun 2026, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Masyarakat Murung Raya yang ingin melaporkan tumpukan sampah, pengaduan lingkungan, atau mengakses informasi layanan DLH dapat mengunjungi Portal Layanan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Murung Raya melalui tautan: dlh-murungraya.aisyiyahduri.sch.id
Mari bersama menjaga kebersihan lingkungan. Buang sampah pada tempatnya dan dukung program DLH untuk Murung Raya yang lebih bersih! ♻️
.jpg)