Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Tubei Kota kembali berinovasi dalam mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Kali ini, mahasiswa dan dosen menggelar pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbasis Eco Enzyme bagi masyarakat setempat.
Eco Enzyme, yang merupakan hasil fermentasi limbah dapur (kulit buah dan sayur), tidak hanya bermanfaat sebagai cairan pembersih serbaguna, tetapi juga dapat diolah menjadi sabun cuci piring yang aman, efektif, dan tidak mencemari lingkungan.
Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, peserta diajarkan langkah-langkah pembuatan mulai dari fermentasi Eco Enzyme hingga pencampuran dengan bahan alami lainnya hingga menjadi sabun cuci piring yang siap pakai.
“Kami ingin masyarakat bisa mandiri membuat produk kebersihan rumah tangga yang ramah lingkungan. Dengan Eco Enzyme, kita bisa mengurangi penggunaan sabun kimiawi yang berbahaya bagi kesehatan dan ekosistem sungai,” ujar salah seorang pengajar dari Poltekkes Tubei Kota.
Peserta pelatihan, yang mayoritas ibu rumah tangga dan kader kesehatan, antusias mengikuti demo dan praktek langsung. Mereka juga mendapatkan panduan serta starter kit untuk memulai produksi di rumah.
Kegiatan ini sejalan dengan program kampus dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta tujuan ke-6: Air Bersih dan Sanitasi.
Informasi lebih lanjut mengenai program studi dan kegiatan pengabdian masyarakat Poltekkes Tubei Kota dapat diakses melalui situs resmi: poltekkestubeikota.org
Dengan pelatihan seperti ini, Poltekkes Tubei Kota tidak hanya mencetak tenaga kesehatan, tetapi juga menciptakan agen perubahan yang peduli lingkungan di tengah masyarakat.
Mari mulai dari dapur kita sendiri untuk bumi yang lebih hijau! 🌿🧴♻️
(Gambar di atas merupakan ilustrasi AI kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari Eco Enzyme oleh Poltekkes Tubei Kota)
