Poltekkes Kemenkes Kuningan Kabupaten kembali menunjukkan komitmennya dalam penurunan stunting melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) di desa-desa dampingan. Kali ini, tim dosen dan mahasiswa fokus pada Pendampingan Keluarga Berkualitas sebagai strategi utama pencegahan stunting.
Dalam program Pengabmas tersebut, mahasiswa dari Program Studi Kebidanan, Gizi, dan Keperawatan melakukan pendampingan intensif kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga yang memiliki balita. Kegiatan mencakup edukasi gizi seimbang, pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal, pemantauan tumbuh kembang anak, serta konseling keluarga untuk menciptakan lingkungan rumah tangga yang mendukung pertumbuhan optimal anak.
Baca informasi resmi dan update terkini Poltekkes Kemenkes Kuningan Kabupaten di: poltekkeskuningankab.org
Pendampingan Keluarga Berkualitas ini melibatkan seluruh anggota keluarga, termasuk ayah dan kader desa, agar pencegahan stunting menjadi gerakan bersama. Tim Poltekkes juga mendirikan posko pengabdian di desa untuk memudahkan akses masyarakat dalam berkonsultasi.
“Kami yakin bahwa stunting dapat dicegah jika keluarga memiliki pengetahuan dan kesadaran yang cukup. Melalui pendampingan berkelanjutan, kami berharap dapat menurunkan angka stunting secara signifikan di wilayah Kuningan,” ujar ketua tim Pengabmas.
Warga desa menyambut positif kegiatan ini. Banyak ibu hamil dan orang tua balita yang merasa terbantu dengan adanya pendampingan langsung dari mahasiswa dan dosen Poltekkes.
Program Pengabmas ini merupakan bagian dari kontribusi nyata Poltekkes Kuningan Kabupaten dalam mendukung target pemerintah daerah dan nasional untuk menurunkan prevalensi stunting hingga di bawah 14% sesuai target RPJMN.
