Mahasiswa Jurusan Sanitasi Lingkungan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kepahiang Kota menggelar kegiatan bersih-bersih sampah di kawasan hutan mangrove. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendukung program sanitasi lingkungan yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan yang bertajuk “Bersih Sampah Hutan Mangrove”, puluhan mahasiswa turun langsung ke lapangan. Mereka memungut berbagai jenis sampah plastik, botol, dan limbah rumah tangga yang mencemari kawasan mangrove. Selain membersihkan, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga hutan mangrove sebagai benteng alami abrasi dan habitat biota laut.
“Kegiatan ini merupakan implementasi ilmu yang kami dapatkan di kampus. Hutan mangrove sangat penting bagi keseimbangan ekosistem, tapi sering kali menjadi tempat pembuangan sampah. Kami ingin mengajak semua pihak untuk lebih peduli,” ujar salah seorang mahasiswa jurusan Sanitasi.
Aksi bersih-bersih ini juga melibatkan kerjasama dengan masyarakat lokal, kelompok nelayan, dan pemerintah desa. Setelah membersihkan sampah, mahasiswa melakukan penanaman bibit mangrove di beberapa titik yang rusak.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya sanitasi lingkungan dan pelestarian alam, khususnya di wilayah Kepahiang dan sekitarnya.
Informasi lebih lanjut mengenai program studi Sanitasi Lingkungan dan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat Poltekkes Kepahiang Kota dapat diakses melalui situs resmi: poltekkeskepahiangkota.org
Aksi nyata mahasiswa Poltekkes Kepahiang Kota ini menjadi bukti bahwa pendidikan kesehatan tidak hanya berfokus pada manusia, tetapi juga pada kelestarian lingkungan. Semoga kegiatan serupa terus digalakkan dan menginspirasi banyak pihak.
Mari jaga mangrove kita! 🌿♻️🧤
(Gambar di atas merupakan ilustrasi AI kegiatan aksi bersih sampah hutan mangrove oleh mahasiswa Poltekkes Kepahiang Kota)
