Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kampar sukses menggelar IHSCC (Indonesian Health Science Conference and Competition) dengan mengusung tema utama Pencegahan Kanker Berbasis Artificial Intelligence. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa, dosen, dan praktisi kesehatan untuk mendiskusikan serta mengembangkan inovasi teknologi dalam upaya menekan angka kejadian kanker di Indonesia.
IHSCC tahun ini menghadirkan berbagai rangkaian acara, mulai dari seminar nasional, workshop pemanfaatan AI dalam deteksi dini kanker, kompetisi karya ilmiah, hingga pameran inovasi mahasiswa. Para peserta dibekali pengetahuan tentang aplikasi kecerdasan buatan dalam analisis citra medis, prediksi risiko kanker, serta sistem pendukung keputusan berbasis AI.
“Pemanfaatan AI dalam pencegahan kanker membuka peluang besar untuk deteksi lebih cepat dan akurat. Melalui IHSCC ini, kami ingin mendorong generasi muda kesehatan agar melek teknologi dan siap berkontribusi dalam transformasi kesehatan berbasis digital,” ujar salah seorang panitia sekaligus dosen Poltekkes Kampar.
Beberapa inovasi yang dipresentasikan antara lain aplikasi mobile screening kanker serviks berbasis AI, model prediksi risiko kanker payudara menggunakan machine learning, serta sistem monitoring pasca-terapi berbasis data.
Kegiatan ini juga melibatkan narasumber dari perguruan tinggi ternama dan praktisi rumah sakit yang aktif di bidang onkologi dan teknologi kesehatan.
Diharapkan hasil dari IHSCC ini dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun strategi pencegahan kanker yang lebih efektif dan modern.
Informasi lebih lanjut mengenai program studi dan kegiatan Poltekkes Kampar dapat diakses melalui situs resmi: poltekkeskampar.org
Poltekkes Kampar terus menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan kesehatan yang inovatif dan relevan dengan kemajuan teknologi di era digital.
Selamat atas suksesnya IHSCC Poltekkes Kampar! 🤖🧬🎗️
