Politeknik Kesehatan Kemenkes Sekadau Hilir (Poltekkes Sekadau Hilir) menggelar pelatihan Deteksi Dini Diabetes bagi kader desa di wilayah Kabupaten Sekadau. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas kader kesehatan sebagai garda terdepan dalam mengidentifikasi risiko diabetes mellitus sejak dini di tingkat masyarakat.
Pelatihan yang melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Keperawatan, Gizi, dan Farmasi ini diikuti oleh ratusan kader desa. Mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis meliputi pengukuran gula darah, pengenalan gejala diabetes, serta edukasi pencegahan dan manajemen penyakit.
Materi Pelatihan Deteksi Dini Diabetes
Para kader diajarkan:
- Cara melakukan skrining gula darah secara sederhana
- Mengenali gejala diabetes tipe 2
- Faktor risiko diabetes (obesitas, pola makan, kurang aktivitas fisik)
- Teknik konseling dan edukasi kepada warga
- Cara pencatatan dan rujukan kasus ke Puskesmas
“Dengan pelatihan ini, kader desa diharapkan mampu mendeteksi dini kasus diabetes sehingga dapat dicegah komplikasinya lebih awal,” ujar salah satu dosen pembimbing kegiatan Poltekkes Sekadau Hilir.
Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular
Program ini merupakan bagian dari komitmen Poltekkes Sekadau Hilir dalam mendukung pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui pemberdayaan masyarakat. Diabetes yang terdeteksi terlambat sering kali menyebabkan komplikasi serius seperti kaki diabetes, gagal ginjal, dan gangguan penglihatan.
Informasi lebih lanjut mengenai program dan kegiatan Poltekkes Sekadau Hilir dapat diakses melalui situs resmi poltekkessekadauhilir.org
Diharapkan para kader yang telah terlatih dapat secara rutin melaksanakan deteksi dini diabetes di desanya masing-masing. Poltekkes Sekadau Hilir terus berkomitmen mendukung masyarakat menuju hidup lebih sehat dan bebas komplikasi diabetes.
Mari cegah diabetes sejak dini!
