Dalam upaya membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas, Poltekkes Bengkayang bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) setempat menggelar program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri. Kegiatan ini difokuskan untuk mempersiapkan calon pengantin (catin) secara komprehensif, baik dari aspek kesehatan reproduksi, psikologi, maupun pengetahuan agama dan sosial.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi angka perceraian dan stunting dengan memberikan bekal pengetahuan yang matang sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Mahasiswa dan dosen Poltekkes Bengkayang turut aktif terlibat sebagai narasumber, khususnya dalam materi kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, serta persiapan fisik dan mental menjelang pernikahan.
Mengapa Bimwin Mandiri Penting?
Bimwin Mandiri merupakan program bimbingan pra-nikah yang dirancang agar calon pengantin lebih mandiri dalam memahami hak dan kewajiban dalam pernikahan. Melalui kolaborasi ini, peserta mendapatkan materi seputar:
- Kesehatan reproduksi dan keluarga berencana
- Pencegahan stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)
- Manajemen konflik rumah tangga
- Pendidikan agama dan pembentukan keluarga sakinah mawaddah warahmah
“Kami sangat mendukung inisiatif ini karena kesehatan reproduksi menjadi fondasi utama bagi generasi mendatang,” ujar salah satu dosen Poltekkes Bengkayang yang terlibat.
Sinergi Pendidikan dan Keagamaan
Poltekkes Bengkayang sebagai institusi pendidikan kesehatan membawa keahlian ilmiah, sementara KUA memberikan perspektif keagamaan dan administrasi pernikahan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain di Kalimantan Barat.
Bagi masyarakat Bengkayang yang ingin mengikuti Bimwin Mandiri, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi Poltekkes Bengkayang di poltekkesbengkayangkab.org/
Program ini juga sejalan dengan arahan pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui edukasi pra-nikah yang berkualitas. Calon pengantin yang mengikuti Bimwin Mandiri diharapkan lebih siap menghadapi tantangan rumah tangga dan mampu menciptakan generasi yang unggul.
Kolaborasi seperti ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Bengkayang. Calon pengantin, ayo siapkan pernikahan Anda dengan ilmu yang matang!
