Poltekkes Kemenkes Bandung Barat Kabupaten mengerahkan puluhan mahasiswa untuk terjun langsung memperkuat upaya mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Mahasiswa dari berbagai program studi seperti Keperawatan, Kebidanan, Gizi, dan Kesehatan Masyarakat ini ditempatkan di daerah rawan bencana seperti lereng Gunung Tangkuban Perahu dan wilayah yang rentan longsor serta banjir.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dibekali pelatihan mitigasi dan siaga bencana sebelum diterjunkan. Mereka terlibat dalam sosialisasi kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, pelatihan pertolongan pertama (PPGD), pendirian pos kesehatan darurat, serta pemetaan risiko bencana berbasis komunitas. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat dan Puskesmas setempat.
Baca informasi resmi dan update terkini Poltekkes Kemenkes Bandung Barat Kabupaten di: poltekkesbandungbaratkab.org
Mahasiswa antusias mengikuti program ini karena selain mengasah ilmu dan keterampilan, mereka juga dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. “Kami belajar langsung di lapangan bagaimana menangani korban bencana, evakuasi medis, dan pencegahan penyakit pasca-bencana,” ujar salah seorang mahasiswa.
Pimpinan Poltekkes Bandung Barat Kabupaten menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kurikulum pengabdian masyarakat dan pembentukan karakter mahasiswa yang tangguh dan peduli lingkungan. “Di wilayah yang rawan bencana seperti Bandung Barat, tenaga kesehatan yang siap siaga sangat dibutuhkan. Mahasiswa kami siap menjadi garda terdepan,” katanya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana sekaligus memperkuat peran Poltekkes sebagai institusi pendidikan kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan daerah.
