Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Karan Tinggi menggelar Simulasi Disaster Management sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa dan civitas akademika dalam menghadapi berbagai jenis bencana. Kegiatan yang melibatkan ratusan mahasiswa ini bertujuan membekali calon tenaga kesehatan dengan kemampuan penanganan darurat yang cepat dan tepat.
Simulasi kali ini menghadirkan skenario gempa bumi disusul evakuasi korban dan penanganan medis darurat. Para peserta dibagi menjadi beberapa tim, meliputi tim Search and Rescue (SAR), tim Triage, tim Pertolongan Pertama, serta tim Logistik dan Evakuasi. Seluruh tahapan dilakukan secara realistis dengan bantuan manekin, peralatan simulasi, dan pendampingan dari instruktur berpengalaman.
“Disaster Management bukan hanya teori, mahasiswa harus mampu menerapkannya dalam situasi nyata. Melalui simulasi ini, kami harap lulusan Poltekkes Karan Tinggi siap menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana di masyarakat,” ujar pimpinan Poltekkes Karan Tinggi.
Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi dengan instansi terkait seperti BPBD, PMI, dan rumah sakit setempat. Para mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu menunjukkan peningkatan kemampuan dalam pengambilan keputusan cepat serta kerja sama tim.
Simulasi Disaster Management menjadi agenda rutin Poltekkes Karan Tinggi untuk mendukung pembentukan tenaga kesehatan yang tangguh dan responsif terhadap situasi darurat.
Informasi lebih lanjut mengenai Poltekkes Karan Tinggi dapat diakses melalui situs resmi: poltekkeskarantinggi.org
Dengan rutin digelarnya simulasi semacam ini, Poltekkes Karan Tinggi terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata di lapangan.
#PoltekkesKaranTinggi #DisasterManagement #SimulasiBencana #KesiapsiagaanBencana #PendidikanKesehatan
