Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Interprofessional Education (IPE) Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Pekanbaru sukses menggelar kegiatan Simulasi Gempa Bumi dan Edukasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di salah satu Sekolah Dasar (SD) di wilayah Pekanbaru. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa serta guru menghadapi bencana alam dan kebakaran.
Kegiatan yang berlangsung pada akhir pekan lalu melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi kesehatan seperti Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, dan Farmasi. Pendekatan Interprofessional Education memungkinkan mahasiswa belajar berkolaborasi antarprofesi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Dalam simulasi gempa, siswa diajarkan teknik Drop, Cover, and Hold On, cara evakuasi yang aman, serta pentingnya tas siaga darurat. Sementara itu, sesi edukasi APAR meliputi cara mengenali jenis kebakaran, penggunaan alat pemadam api ringan secara benar, serta prosedur pemadaman api kecil sebelum menjadi besar.
Salah seorang mahasiswa koordinator KKN, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting karena Indonesia berada di wilayah rawan gempa dan kebakaran. “Kami ingin menanamkan pengetahuan sejak dini kepada anak-anak SD agar mereka tidak panik saat menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Para siswa antusias mengikuti simulasi dan praktik langsung menggunakan APAR simulasi. Selain itu, mahasiswa juga membagikan booklet edukasi sederhana serta melakukan games interaktif bertema keselamatan.
Kepala Sekolah setempat menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerjasama dengan Poltekkes Pekanbaru dapat terus berlanjut untuk meningkatkan literasi kesehatan dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.
Kegiatan KKN IPE ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Poltekkes Pekanbaru yang rutin dilaksanakan setiap semester.
Informasi lebih lanjut mengenai program studi, kegiatan mahasiswa, dan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi: poltekkespekanbaru.org
