Rocky Gerung Tunjukkan Sudut Pandang Prabowo Terhadap PDIP yang Membahayakan

Rocky Gerung Tunjukkan Sudut Pandang Prabowo Terhadap PDIP yang Membahayakan

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Rocky Gerung Tunjukkan Sudut Pandang Prabowo Terhadap PDIP yang Membahayakan

GELORA.CO -
Pengamat politik Rocky Gerung menunjukkan sudut pandang Presiden terpilih Prabowo Subianto terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang membahayakannya untuk pemerintahan mendatang.

Sudut pandang yang membahayakan yaitu Prabowo Subianto seolah menyiratkan agar PDIP tidak mengganggunya bekerja dalam pemerintahan jika tidak mau bekerja sama. Dan jika seperti itu, Rocky Gerung merasa seharusnya Menteri Pertahanan itu tidak mengajak PDIP bergabung ke dalam kabinet.

"Jadi kita boleh lihat sudut pandang Prabowo terhadap PDIP tetapi sudut pandang itu juga sudut pandang yang akan membahayakan, karena kalau Prabowo bilang ya enggak mau diajak ya enggak usah ganggu-ganggu ya kenapa musti ngajak sebetulnya kan, itu soalnya begitu kan," ucapnya.

"Jadi seolah-olah itu kemestian kalau diajak 02 bergabung itu itu semacam hal yang paling bagus, sebetulnya dalam demokrasi hal yang paling bagus adalah partai-partai yang kalah ya tetap beroposisi atau tetap ambil jarak sebagai penyeimbang kan," imbuhnya, dikutip populis.id dari YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (14/5).

Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto mengaku tidak masalah dengan pihak-pihak yang enggan diajak kerja sama. Hanya saja, ia meminta pihak tersebut jangan justru menjadi pengganggu. 

"Saya akan berjuang terus bersama semua kekuatan yang mau diajak kerja sama. Yang tidak mau diajak kerja sama tidak apa-apa," kata Prabowo di Rakornas PAN di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Kamis (9/5/2024), dikutip dari Suara.

Prabowo mempersilakan mereka yang tidak mau bekerja sama untuk menjadi penonton. Tetapi ia sekaligus meminta yang menonton dan tidak mau bekerja sama untuk tidak menganggu.

"Kalau ada yang mau nonton di pinggir jalan, silakan jadi penonton yang baik. Tapi kalau sudah tidak mau diajak kerja sama, ya jangan mengganggu. Orang lagi mau kerja kok. Kita mau kerja. Kita mau kerja. Kita mau amankan kekayaan bangsa Indonesia," katanya.

Prabowo berkeyakinan semua partai di Indonesia memiliki orang-orang baik, sekaligus orang yang tidak baik. Prabowo meminta semua partai mengakui hal tersebut. Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, dirinya sendiri sudah mengakui bahwa partai yang ia pimpin juga begitu adanya, yakni punya orang-orang baik, punya pula orang-orang tidak baik.

"Kita boleh punya jiwa korsa, tapi kita juga harus introspeksi diri. Di Gerindra pun juga banyak yang kurang baik, banyak yang baik, banyak yang kurang baik. Di semua organisasi ada yang baik dan ada yang kurang?" katanya.

"Sekarang bagaimana yang baik-baik dari semua latar belakang bisa kerja sama? Ini pelajaran sejarah. Indonesia tidak bisa dibendung. Kecuali elite Indonesia tidak bisa atau tidak mau kerja sama. Kuncinya itu," tandasnya.

Sumber: populis
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita