Rocky Gerung Duga Bahlil Orang Toxic yang Dimaksud Luhut

Rocky Gerung Duga Bahlil Orang Toxic yang Dimaksud Luhut

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Rocky Gerung Duga Bahlil Orang Toxic yang Dimaksud Luhut

GELORA.CO -
Pengamat politik Rocky Gerung menduga orang toxic yang dimaksud Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk tidak dibawa ke pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto adalah Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Pasalnya menurut Rocky Gerung, orang toxic yang dimaksud Luhut tertuju pada anggota Partai Golkar, dan Bahlil merupakan salah satu kader yang populer, menonjol, dan mempunyai ambisi, meskipun tentu saja ada nama lainnya.

"Jadi apa sih toxic itu, toxic itu tongkrongannya asik, jadi sekarang kita tanya siapa kira-kira di Golkar yang tongkrongannya asik itu, siapa? ya ada beberapa tapi yang menonjol tongkrongannya asyik adalah Bahlil," ucapnya, dikutip populis.id dari YouTube SINDOnews, Rabu (15/5).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberi pesan kepada Prabowo Subianto untuk tidak membawa orang toxic atau beracun masuk ke dalam pemerintahan.

"Untuk presiden terpilih, saya bilang jangan bawa orang toxic ke pemerintahanmu, itu akan sangat merugikan kita," ucapnya dalam acara Jakarta Future Forum: Blue Horizons, Green Growth" di  Jakarta, Jumat (3/5), dikutip dari CNN Indonesia.

Ia mengaku sudah mendapat pelajaran selama menjadi bagian dari kabinet pemerintahan Presiden Jokowi, dirinya menjelaskan masalah pemerintah adalah regulasi yang betentangan dengan kepentingan nasional, dan sekarang banyak yang harus dibenahi.

Luhut mengatakan solusi untuk permasalahan tersebut adalah digitalisasi, karena akan meningkatkan efisiensi dan transparansi aturan, sehingga dirinya mendorong digitalisasi sistem pemerintahan Indonesia yang terintegrasi.

"Saya bilang ke Presiden, 'Pak, kalau Bapak tidak berani mengganti orang-orang yang tidak setuju dengan ini (digitalisasi sistem pemerintah yang terintegrasi), kita tidak akan maju. Jadi, kita harus mengganti orang-orang yang tidak setuju dengan ide ini," katanya.

Sumber: populis
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita