Mahasiswa STIP Tewas di Tangan Senior, Keluarga Geram akan Tuntut Sekolah

Mahasiswa STIP Tewas di Tangan Senior, Keluarga Geram akan Tuntut Sekolah

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO -Keluarga Putu Satria Ananta Rustika, 19, akan menuntut pihak Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta Utara atas kematian Putu Satria. Selain itu, keluarga juga berharap dihukum berat atas tindakannya.
 
"Saya mau tuntut yang mukul itu sama pihak sekolah, karena anak saya sehat-sehat saja," kata Paman Putu Satria, Nyoman Budi Arto saat dihubungi, Sabtu (4/6).
 
Budi mengatakan, keluarga diinformasi bahwa Putu Satria meninggal kemarin pagi. Keluarga dari Bali pun langsung terbang ke Jakarta.
 
"Hari ini saya mau minta pertanggungjawaban kampus. Sama saya tuntut pelaku, anak saya sehat-sehat banget," jelasnya.
 
Sebelumnya, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta Utara dikabarkan tewas di kampus pada hari ini, Jumat (3/5). Korban diketahui berinisial P, 19, mahasiswa asal Bali.
 
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan membenarkan peristiwa ini. Kasus ini kini sudah ditangani oleh jajarannya.
 
"Kami Polres Metro Jakut menerima LP meninggalnya seseorang berinisial P. pada waktu kondisi meninggal ini ada di RS Taruma Jaya," kata Gidion.
 
Korban telah dikonfirmasi oleh pihak kampus sebagai mahasiswa Tingkat I. Dia diduga tewas setelah dianiaya oleh kakak tingkat di kampus.
 
"Ada dugaan akibat kekerasan yang dilakukan oknum seniornya tingkat 2 dalam kegiatan tadi pagi yang dilakukan oleh senior-seniornya terhadap anak atau korban. Tapi kami masih mendalami secara utuh bagaimana rangkaian peristiwanya," imbuhnya.

Sumber: jawapos
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita