Usai Diduga Melecehkan Korban, Eks Ketua PSI Jakbar Disebut Menjanjikan Uang hingga Jabatan

Usai Diduga Melecehkan Korban, Eks Ketua PSI Jakbar Disebut Menjanjikan Uang hingga Jabatan

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO -Eks Ketua DPD PSI Jakarta Barat Anthony Norman Lianto menjanjikan sejumlah uang hingga jabatan kepada korban kekerasan seksual yang diduga dirudapaksa olehnya. 

Peristiwa itu diketahui terjadi pada 5 Desember 2023 lalu kepada perempuan yang juga anggota PSI berinsial W, 29.
 
"Dia janjiin aku buat jualan, buat modal jualan online, terus hp baru. Terus dikasih tiap bulan sebutin aja angkanya berapa, dia minta nomor rekening," ujar W kepada wartawan, Rabu (27/3).
 
Hal itu dijanjikan Norman kepada korban usai dirinya merudapaksa W di rumahnya sendiri di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 
 
 
Namun begitu, W mengaku hingga kini tak menerima semua yang dijanjikan terduga pelaku terhadapnya. Saat akan memberinya uang, ia pun mengaku menolaknya.
 
"Enggak, enggak, aku nolak," tandasnya. 
 
Sebelumnya, korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan eks Ketua DPD PSI Jakarta Barat Anthony Norman Lianto buka suara atas kejadian yang menimpanya. Dengan kondisi yang masih menyimpan memori mengenaskan, W, 29, mau tak mau mesti buka suara demi mendapat keadilan.
 
 
Dengan mengenakan masker batik dan kacamata hitam untuk melindungi identitasnya, ia menceritakan awal mula peristiwa kekerasan seksual yang diduga dilakukan Norman pada 5 Desember 2023 lalu. 
 
Saat itu, W mengaku baru satu hari bekerja sebagai buzzer di PSI. Dengan cara memaksa, di malam hari tetiba saja Norman meminta korban datang ke Kantor DPD PSI Jakarta Barat di Green Garden. 
 
"Tapi pada saat saya datang ke sana, sepi gak ada orang, gak ada siapa-siapa. Saya bingung ini maksudnya gimana kok gak ada orang?" tutur W kepada wartawan dengan suaranya yang mulai gemetar, Rabu (27/3).

Sumber: jawapos
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita