Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual Oleh Eks Ketua PSI Jakbar ke Polisi, Korban Ingin Keadilan

Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual Oleh Eks Ketua PSI Jakbar ke Polisi, Korban Ingin Keadilan

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Korban kekerasan seksual yang dilakukan eks Ketua DPD PSI Jakarta Barat Anthony Norman Lianto melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polda Metro Jaya. 

Korban berinsial W, 29, mengaku ingin mendapatkan keadilan atas kejadian yang menimpanya dengan melaporkan ke pihak kepolisian. 


Laporan W yang didampingi kuasa hukumnya, Tommy Lambuaso terdaftar dengan nomor STTLP/B/135/1/2024/SPKT POLDA METRO JAYA tanggal 10 Januari 2023.
 
"Sekarang masih dalam tahap mengumpulkan bukti-bukti dari Polda Metro Jaya," kata Tommy kepada wartawan, Rabu (27/3) kemarin.

 
Ia juga mengatakan bahwa sejumlah saksi dari pihaknya yang mengetahui kejadian kekerasan seksual yang diduga dilakukan Norman itu sudah diperiksa pihak kepolisian. 
 
Kuasa hukum korban yang lain, Donny Manurung menyebut bahwa harapan kliennya melaporkan kekerasan seksual yang menimpanya adalah untuk mendapatkan keadilan. 

Terlepas dari status Norman yang saat ini sudah mengundurkan diri sebagai Ketua DPD PSI Jakarta Barat. 
 
"Kita belum mengarah ke sana ya, tapi kita mau melanjutkan prosedur ini dulu. Artinya keadilan harus ditegakkan, apapun itu nanti," ungkapnya.
 
 
"Tapi dari klien kami dia minta keadilan seadil-adilnya," pungkas Donny.
 
Sebelumnya, korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan eks Ketua DPD PSI Jakarta Barat Anthony Norman Lianto buka suara atas kejadian yang menimpanya. Dengan kondisi yang masih menyimpan memori mengenaskan, W, 29, mau tak mau mesti buka suara demi mendapat keadilan.


Dengan mengenakan masker batik dan kacamata hitam untuk melindungi identitasnya, ia menceritakan awal mula peristiwa kekerasan seksual yang diduga dilakukan Norman pada 5 Desember 2023 lalu. 


Saat itu, W mengaku baru satu hari bekerja sebagai buzzer di PSI. Dengan cara memaksa, di malam hari tetiba saja Norman meminta korban datang ke Kantor DPD PSI Jakarta Barat di Green Garden. 

"Tapi pada saat saya datang ke sana, sepi gak ada orang, gak ada siapa-siapa. Saya bingung ini maksudnya gimana kok gak ada orang?" tutur W kepada wartawan dengan suaranya yang mulai gemetar, Rabu (27/3).

Sumber: jawapos
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita