Puan Ungkap Ahok Mundur sebagai Komisaris Pertamina Bukan Perintah Megawati

Puan Ungkap Ahok Mundur sebagai Komisaris Pertamina Bukan Perintah Megawati

Gelora News
facebook twitter whatsapp



GELORA.CO -Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani memastikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mundur sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) atas inisiatif sendiri. Tidak ada perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam mengambil keputusan itu.
 
"Itu keputusan pak Ahok sendiri melihat suasana situasi yang akhir-akhir ini kok semakin tidak kondusif," kata Puan di SUGBK Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/2).
 
Puan tak menampik bergabungnya Ahok di tim pemenangan Ganjar-Mahfud bisa berdampak positif. Dia berharap Ahok bisa memicu semangat para tim pemenangan lainnya.
 
"Hawa segar, semoga itu bisa memberikan harapan baru, semangat baru, sehingga kita bisa bergotong royong memenangkan pileg dan pilpres yang akan datang," jelasnya.
 
Sebelumnya, Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku akan mengkampanyekan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD di wilayah DKI Jakarta. Hal ini setelah menyatakan mundur dari jabatan Komisaris Utama PT Pertamina.
 
"Saya akan fokus kampanye khusunya di Jakarta ya," kata Ahok usai menghadiri Konser Menang Total (Metal) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2).
 
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku sudah lama ingin mundur dari Komut Pertamina. Namun, ia harus memastikan perusahaan pelatmerah tersebut harus bisa menghemat 
 
"Memang sudah lama saya mau mundur. Masalahnya RUPS-nya mundur, saya mesti pastikan kerja perusahaan udah di RUPS kan, sudah di RUPS kan dan saya sudah masukan, tahun ini pertamina harus bisa menghemat minimal 46 persen dari pengadaan barang," ucap Ahok.

Sumber: jawapos