Kampanye Akbar di JIS Ditutup Tangis Haru Muhaimin yang Disambut Pelukan Anies

Kampanye Akbar di JIS Ditutup Tangis Haru Muhaimin yang Disambut Pelukan Anies

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Calon wakil presiden Muhaimin Iskandar tampak menangis terharu dan ekspresi tersebut disambut pelukan dari Calon presiden Anies Baswedan saat momen orasi penutup kampanye yang bertajuk Kumpul Akbar Ber1 Berani Berubah di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (10/2/2024). Dalam orasi penutup itu, Anies berterima kasih kepada relawannya yang berjalan kaki hingga bersepeda ke JIS karena telah melalui hambatan dan tantangan.

Di momen orasi Anies tersebut, Muhaimin tampak sesekali menyeka wajahnya. "Terima kasih semuanya, terima kasih yang sudah berjalan kaki, yang telah naik sepeda, yang telah naik motor, yang telah melewati semua hambatan dan rintangan, terima kasih yang memilih berjuang," kata Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun melanjutkan orasi penutupnya dengan mengatakan bahwa keringat para relawan dan simpatisannya yang hadir di JIS itu merupakan keringat yang jernih seperti kristal, karena timbul dari hati yang tulus. Anies pun menyampaikan hal itu dengan berapi-api. 

Setelah menyampaikan penutup, Anies pun menyapa para relawannya kemudian memeluk Muhaimin. Momen itu pun diiringi selebrasi dengan letusan dan semburan potongan kertas atau paper confetti.


Usai penutupan orasi, Anies dan Muhaimin pun meminta kepada operator acara untuk menyetel lagu yang dia sebut sebagai lagu perjuangan. Lagu perjuangan yang dimaksud adalah lagu "Maju Tak Gentar".

Anies dan Muhaimin pun kemudian menghampiri para pendukungnya dan bersedia berfoto bersama. Kemudian pasangan itu pun mendapatkan buket bunga dari sejumlah pendukungnya di sekitar panggung.

Adapun Stadion JIS yang berkapasitas 82 ribu orang itu dipenuhi oleh para pendukung pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) dari berbagai daerah. Selain di area dalam, pendukung AMIN pun memadati area luar hingga menyebabkan lalu lintas terhambat.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita