Bikin Ngelus Dada, Jenazah Driver Ojol Terlantar 2 Hari Gegara Tak Punya Biaya
logo
arrow-down-drop-circle

07 Februari 2024

Bikin Ngelus Dada, Jenazah Driver Ojol Terlantar 2 Hari Gegara Tak Punya Biaya

Bikin Ngelus Dada, Jenazah Driver Ojol Terlantar 2 Hari Gegara Tak Punya Biaya


GELORA.CO - Kisah miris sekaligus bikin ngelus dada baru-baru ini viral di media sosial. Bagaimana tidak, seorang driver ojol yang baru meninggal pada Sabtu, 3 Februari 2024 ini dikabarkan terlantar selama 2 hari lamanya di kontrakan, tempat ia tinggal.

Hal tersebut dikarenakan, sang ibu tak memiliki biaya untuk prosesi pemakamannya. Diketahui dari unggahan video yang viral di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @undercover.id baru-baru  ini memperlihatkan nasib seorang driver ojek online bernama Yohanes yang terbujur kaku di dalam kontrakannya.

Diketahui, sang driver ojol meninggal dunia lantaran mengidap sakit paru-paru.

Driver ojol ini diketahui hanya tinggal bersama sang ibunda tercinta yang sudah berusia 63 tahun. Keduanya kini tinggal di rumah kontrakan terbarunya.  Yohanes meninggal dunia di usia 42 tahun dan berada di lokasi Jakarta Timur.

Kepergian Yohanes rupanya memberikan luka dan duka untuk ibunda tercinta. Sambil meratapi nasib anaknya yang masih tergeletak terbujur kaku lantaran tidak bisa dimakamkan. Diduga karena tak memiliki biaya untuk pemakaman. Kondisi tersebut membuat sang ibu terpukul. Seperti yang terlihat dalam video beredar tersebut, jenazah dari driver ojol ini masih terbaring di rumah kontrakan miliknya. 

Unggahan akun Instagram @undercover.id ini pun sontak menuai beragam reaksi warganet di media sosial. Ada sebagian yang ingin memberikan bantuan dengan membuka donasi untuk jenazah driver ojol tersebut. Namun ada juga yang ingin datang langsung untuk membantu menyelesaikan proses pemakamannya.

"Alamat nya dimana? Saya siap memandikan sampai insha Allah saya Carikan pemakaman," tulis warganet.

"Tetangganya gak ada rasa kemanusiaan kah?" timpal netizen lain.

"Satu kampung dosa besar nih," tulis lainnya.

"Biasanya kan di desa ada biaya untuk pemakaman gitu ,dibantu bagi yang tidak mampu . Dulu ada sodara saya itu yang bantuin dari Muhammadiyah sampai hari ke tiga tahlilannya mereka tetap pergi le rumah duka," tulis pengguna lainnya.

"Dosa ditanggung sekampung !! Gilak sih manusia skrg," kata lainnya.

Namun menurut keterangan dari salah satu warganet, kini jenazah dari Yohanes tersebut sudah dimakamkan dengan menggunakan biaya dari warga sekitar tempat ia tinggal.

"@intelegendreborn.official namanya Buyung ojol tinggal di Polonia, orang Padang sudah dimakamkan Sabtu 03 Februari di Bambu Apus. patungan warga.. jadi tidak perlu lagi penggalangan dana," tulis lainnya.

Sumber: viva