Pakar Geopolitik Ortodoks Rusia: Kiamat Sudah Tiba, Perang Besar di Timur Tengah-Kehancuran Israel

Pakar Geopolitik Ortodoks Rusia: Kiamat Sudah Tiba, Perang Besar di Timur Tengah-Kehancuran Israel

Gelora News
facebook twitter whatsapp



GELORA.CO -  Pakar geopolitik Kristen Ortodoks Rusia, Aleksandr Dugin mengeluarkan pernyataan mengejutkan.

Dalam cuitan terbarunya di X, penasihat militer Rusia itu menyebut bahwa dunia saat ini tengah masuk ke fase perang besar.

Perang besar ini akan berujung dengan datangnya Hari Kiamat, akhir dari segala keduniaan.

Perkataan pertamanya Dugin mengklaim perang besar akan terjadi di Timur Tengah.

Perang Israel dan Hamas di Gaza merupakan tanda awal perang besar di wilayah tersebut terjadi.

"Perang besar akan terjadi di Timur Tengah. Mungkin sedikit terlambat, tapi itu akan terjadi," tulis Dugin di X, dikutip Kamis, 28 Desember 2023.

Pun demikian upaya gencatan senjata belum tercapai di antara kedua belah pihak.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sudah mengatakan, target operasinya adalah melenyapkan Hamas.

Hamas merupakan partai oposisi yang berkuasa di Gaza saat ini. Pecahnya perang saat ini bermula serangan pada 7 Oktober 2023 lalu.

Hamas mengklaim serangan itu sebagai bentuk balasan atas kekejaman Israel yang telah merebut hak tanah wilayah warga Palestina.

Hamas menolak adanya penjajahan yang dilakukan negeri Yahudi Zionis itu.

Namun sebaliknya, Israel membalas dengan serangan membabi buta, nyaris seluruh wilayah Gaza rata dengan tanah.

Jumlah korban jiwa saat ini sudah mencapai lebih dari 20.000 warga Palestina terbunuh.

Kini eskalasi perang Israel dan Hamas merembet, pasukan milisi Houthi yang menduduki Yaman, ikut terlibat perang jarak jauh dengan Israel.

Houthi sukses menjegal dan mengamankan wilayah Laut Merah.

Semua kapal yang memiliki hubungan perdagangan dengan Israel, disergap secara langsung.

Wilayah perbatasan Israel dan Lebanon menjadi medan pertempuran Hizbullah dengan pasukan pertahanan Israel (IDF).

Tank-tank kedua belah pihak saling meluncurkan meriamnya.

Belum lama ininHizbullah telah menghancurkan pusat komando satelit Israel di wilayah perbatasan.

Dugin menyebut milisi Houthi tak akan berhenti memberikan perlawanan terhadap musuh bersama, Israel dan sekutunya, Amerika Serikat.

Dampak pergerakan masif Houthi di Laut Merah diprediksi akan menyebabkan kenaikkan harga minyak.

Buntutnya, Iran pun akan bereaksi menanggapi provokasi. Bisa disebutkan, Iran yang akan memulai perang besar di Timur Tengah.

"Houthi tidak akan berhenti. Kapal tidak akan memasuki Laut Merah lagi. Harga minyak akan naik. Iran akan menanggapi provokasi," lanjut sosok yang dekat dengan Presiden Vladimir Putin.

Dugin melanjutkan, keruntuhan Israel tak bisa dihindari akibat perang besar di Timur Tengah yang diklaimnya.

Dugin menegaskan bahwa peperangan modern ini salah satu dari tanda agenda akhir zaman.

"Runtuhnya Israel tidak bisa dihindari. Sebut saja sesuai keinginan Anda. Kami menyebutnya agenda akhir zaman. Kiamat sudah tiba," tulisnya.

Lantas kapan itu terjadi? Dugin mengatakan, "Saat ini atau nanti. Mungkin belum. Tapi segera."

Sumber: disway