Hilirisasi Digital Gibran Bikin Blunder, Rocky Gerung: Keracunan Istilah dan Pedantic

Hilirisasi Digital Gibran Bikin Blunder, Rocky Gerung: Keracunan Istilah dan Pedantic

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Salah satu istilah yang dilemparkan oleh Gibran Rakabuming Raka masih di bahas oleh masyarakat Tanah Air, salah satunya adalah hilirisasi digital.

Akan tetapi hilirisasi digital Gibran bikin blunder, di mana pengamat politik Rocky Gerung mengatakan jika Gibran ketagihan istilah bahkan keracunan istilah dan pedantic.

Menurut Rocky penampilan Gibran saat debat Cawapres memang cukup bagus, namun orang akan melihat begitu dicek di lapangan apa yang disampaikan oleh Gibran bertentangan.

“Kita melihat bahwa netizen banyak menemukan ketidak konsistennya dari paparan yang disampaikan oleh Gibran, apalagi soal istilah yang disampaikannya,” tambahnya.

“Jadi kita melihat bagaimana istilah itu dipamerkan tanpa adanya konsep di belakangnya dan hal tersebut setera dengan apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi selama 9 tahun, semua istilah diumbar yang isinya gak ada,” papar Rocky.

Menurut Rocky, Jokowi mengumbar mulai kartu sehat hingga kartu pintar, namun faktanya pengangguran dan stunting kita masih tertinggi di Asia.

Rocky menjelaskan jika hilirisasi digital disamakan dengan hilirisasi nikel, di mana dengan hilirisasi nikel seolah-olah dijadikan sebagai sebuah patokan.

Sedangkan hilirisasi nikel sendiri, di mana nikel yang dibawa keluar negeri merupakan nikel yang bersih dan kotoran serta limbahnya ditinggalkan di Indonesia, jadi kita cuma dapat ampasnya.

“Kalau bicara hilirisasi merupakan sebuah proses di mana kita akan menunggu hasilnya di ujung, tapi kalau hilirisasi digital apa yang mau ditunggu di ujung, seolah-olah dengan hilirisasi semua bisa dibersihkan, tapi kotorannya tetap tinggal di kita,” tambahnya.

“Jika kita lihat tentang hilirisasi digital sebenarnya secara konsep saja sudah salah dan ambisinya apa itu, apa kita produksi dari semi konduktor hingga jadi smartphone, tentunya gak ada yang mampu melakukan hal itu,” uangkapnya dalam sebuah potcast di akun Rocky Gerung.

Menurut dalam debat tersebut Gibran sebenarnya hanya mau pamer atau istilahnya pedantic tapi tanpa tau isinya.

“Memamng pamer ilmu pengetahuan itu penting dan bagus, namun kalau dia seperti tahu semua tapi sebelumnya tidak tahu itu namanya pedantic, seperti upaya orang mau naik kelas tapi gak sanggup,” paparnya.

Rocky juga mengatakan dalam debat untuk jangan menjebak orang dengan istilah-istilah yang baru didapat beberapas sebelum debat.

Sumber: disway.