Shalat di Istiqlal, Presiden Iran Puji Solidaritas di Indonesia: Bisa Memahami Siapa Teman Siapa Musuh

Shalat di Istiqlal, Presiden Iran Puji Solidaritas di Indonesia: Bisa Memahami Siapa Teman Siapa Musuh

Gelora News
facebook twitter whatsapp



GELORA.CO - Presiden Iran, Seyeed Ebrahim Raisi, mengajak umat muslim di Indonesia menjadikan masjid tak hanya sebagai tempat beribadah tapi juga untuk memperhatikan kaum fakir dan miskin.

Ebrahim berdoa di Masjid Istiqlal pada Rabu (24/5), agar umat muslim dijauhkan dari kaum yang memusuhi Islam. Ia juga mendoakan Palestina yang masih dilanda konflik.

“Masjid adalah rumah Allah tempat di mana kita mengenal satu sama lain, tak sebatas itu tetapi mengenal juga berbagai persoalan dan masalah yang mungkin setiap kita sedang menghadapinya,” kata Ebrahim di Masjid Istiqlal.

“Seperti Palestina, seperti negara lain yang mengalami persoalan lain yang sedang dizalimi menjadi tanggung jawab sosial bersama kita semua dan tentu saja hal yang penting ini tidak bisa dilupakan dan mestinya terus ditingkatkan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Ebrahim memuji pemuda Indonesia yang kritis dengan mampu membedakan siapa teman dan siapa musuh.

“Indonesia merupakan sebuah negara di mana masyarakatnya khususnya para pemuda pemudinya dapat menafsirkan perkembangan di dunia dan tentu saja ini menjadi keunggulan dan kemampuan yang luar biasa,” ungkapnya.

“Bisa menafsirkan di mana fitnah itu berada di mana tindakan persahabatan ada. Bisa memahami teman siapa musuh siapa dan tentu ini merupakan anugerah ilahi yang kita harus syukuri secara bersama,” sambungnya.

Ebrahim mendoakan agar Indonesia tetap menjaga solidaritas persatuan atas pihak-pihak yang ingin memecah belah Islam dengan Islamofobia.

“Pihak musuh ingin menyebarkan Islamofobia di dunia, tiap musuh juga ingin meluaskan Islamofobia di tengah-tengah umat Islam,” pungkasnya.

Sumber: kumparan