Gabung PSI, Helmy Yahya: Partai Ini Masih Tabrak Sana-sini, Kami Bantu Luruskan

Gabung PSI, Helmy Yahya: Partai Ini Masih Tabrak Sana-sini, Kami Bantu Luruskan

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Si raja kuis, Helmy Yahya akhirnya mengikuti jejak saudaranya, Tantowi Yahya, masuk politik. Menariknya, mantan direktur LPP TVRI itu memilih Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Kabarnya, Helmy masuk sebagai calon anggota legislatif untuk DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Selatan. Helmy memang berasal dari Palembang.

Sebenarnya, Helmy bukan orang baru dalam politik. Dia pernah jadi calon gubernur Sumatera Selatan pada Pilkada 2018.

Dia juga pernah menjadi calon bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir. Sayang, Helmy belum beruntung pada dua arena tersebut.

Dengan kapasitas yang dimilikinya, Helmy bisa saja bergabung dengan parpol besar. Lalu, mengapa memilih PSI yang identik dengan anak muda?

“Saya sebagai orang tua, saya terpanggil untuk mendampingi, partai ini belum sempurna. Partai ini menabrak sana sini. Kami bantu luruskan,” ujarnya.

Helmy lahir di Palembang, 6 Maret 1963. Lulusan Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN) ini mengawali kariernya di dunia hiburan sejak 1989 sebagai tim dari acara kuis di layar kaca.

Kala itu ia masih bertugas dalam proses praproduksi dan produksi “Berpacu dalam Melodi” sekitar 1989. Dia menjadi pembuat soal dan floor director.

Kuis yang digarapnya pun mendapat respons positif dari pemirsa. Di sini lah gerbang ia menuju dunia hiburan terbuka lebar. Helmy semakin aktif membuat kuis-kuis yang menarik.

Awal pembawaan menjadi pembawa acara adalah pada tahun 1995 dalam acara Sang Juara. Sejak saat itu, Helmy aktif menjadi pembawa acara di berbagai kuis. Total lebih dari 20 kuis yang sudah ia bawakan dan dijuluki sebagai “Raja Kuis”.

Setelah dicopot dari jabatan direktur utama LPP TVRI, Helmy aktif di kanal YouTube miliknya, “Helmy Yahya Bicara”.

Belum dua bulan diluncurkan, subscriber saluran YouTube miliknya sudah mencapai 200 ribu lebih. Hingga hari ini, kanal YouTube miliknya sudah memiliki lebih dari 1,5 juta subcriber. (*)

Sumber: herald
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita