Orang Kepercayaan Jokowi, Budi Gunawan Diusulkan jadi Cawapres Ganjar

Orang Kepercayaan Jokowi, Budi Gunawan Diusulkan jadi Cawapres Ganjar

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO -Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Budi Gunawan dianggap sosok yang pantas menjadi cawapres Ganjar Pranowo yang sudah diusung oleh PDIP sebagai capres.

“Profesor Budi Gunawan merupakan konseptor yang baik, pintar, mempunyai wawasan yang luas. Diplomasi dan jaringannya juga luas," kata Koordinator Nasional Barisan Relawan Ganjar-Budi Gunawan (Begawan), Annas Fitrah Akbar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (28/4).

Annas berpandangan, Budi Gunawan merupakan sosok  kepercayaan Presiden Jokowi, karena sejak September 2016 hingga tahun 2023 ini tidak digantikan posisinya sebagai Kepala Badan Intelijen Negara.

"Profesor Budi Gunawan merupakan sosok yang jadi orang kepercayaan Presiden Jokowi, terbukti 7 sejak September 2016 hingga sekarang 2023 dipercaya sebagai Kepala BIN,” jelas Annas.

Menurut Annas, kepercayaan tersebut jadi kunci keberlanjutan program-program strategis legacy Presiden Jokowi nantinya. Annas pun melanjutkan, Budi Gunawan punya sejumlah potensi yang bisa ditawarkan.

"Beliau adalah seorang organisatoris dan amat terdidik untuk melakukan pengorganisasian lembaga karena pernah memimpin banyak posisi di pemerintahan,” jelas Annas.

Annas juga menuturkan potensi yang dimiliki Budi Gunawan lainnya adalah mampu menggalang informasi dan massa. Annas yakin, jika Budi Gunawan berpasangan dengan Ganjar Pranowo akan menjadi pasangan yang komplit.

“Ia pasti tahu betul simpul penting dan informasi mana yang perlu dicari dalam kontestasi politik 2024,” tutur Annas.

Lanjut Annas, Ia menyatakan akan mendeklarasikan Barisan Relawan Ganjar-Budi Gunawan (Begawan) dan memperkuat jaringan dengan pembentukan Korda se-Indonesia.

"Kami segera mendeklarasikan Begawan dan pembentukan kodinator daerah se-Indonesia, karena kami sangat yakin pasangan ini akan menang satu putaran,” pungkas Annas. 

Sumber: RMOL
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita