Dihantui Kesulitan Duit, PBB Merapat ke PPP dan PDIP

Dihantui Kesulitan Duit, PBB Merapat ke PPP dan PDIP

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Partai Bulan Bintang (PBB) tak mau ambil pusing dengan koalisi jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pasalnya, partai yang dipimpin Yusril Ihza Mahendra ini sudah membeberkan soal kemungkinan PBB berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Menurut Yusril, hal itu dipicu kondisi PBB yang tidak memiliki uang.

“Sebenarnya PBB dari dulu masalah finansial saja. Jadi partainya segitu-gitu saja. Tapi kalau dari idealisme, kemampuan pemikiran dan ideologi yang ada di PBB itu Insya Allah cukup kuat sebenarnya,” kata Yusril kepada awak media di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2023).

Dia menjelaskan, PBB sejauh ini memiliki kedekatan dengan PPP dan PDIP. Meski PPP dan PDIP berbeda

“Satu-satunya cara untuk mengatasi (kendala finansial) adalah dengan membangun koalisi bersama partai-partai lain. Baik sesama partai Islam dan partai nasionalis,” tutur Yusril.

Oleh karena itu, pria yang pernah menjabat menteri di era tiga presiden berbeda berencana untuk mengunjungi PPP demi menjalin kerja sama dalam keikutsertaannya sebagai partai politik peseta pemilu 2024.

“Memang ada akar ideologi dan bisa bertemu, bekerjasama, dan pertama kali kami akan bekerjasama dengan PPP,” tegasnya.

Terkait PDIP, Yusril sebelumnya menyebut danberencana untuk mengunjungi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnopoetri. Yusril menyebut akan membahas sistem pemilu hingga urusan ketatanegaraan. “Pertemuan dengan bu Megawati sedang disusun waktunya oleh pak Hasto,” sebut Yusril.

Sumber: inilah
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita