Sosok Syarifah Haerunnisa, Gadis Wajo yang Tolak Lamaran Pria India, Bongkar Chat Ngeri Pacar

Sosok Syarifah Haerunnisa, Gadis Wajo yang Tolak Lamaran Pria India, Bongkar Chat Ngeri Pacar

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Syarifah Haerunnisa, gadis asal Wajo, Sulawesi Selatan muncul untuk mengungkap alasannya menolak lamaran pria India bernama Asib Ali Bhore.

Sebelumnya, viral di media sosial kisah Asib Ali Bhore yang rela jatuh-jauh dari India terbang ke Indonesia hanya demi melamar Syarifah.

Asib bahkan telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 9,5 juta untuk diberikan pada Syarifah.

Tak disangka, lamarannya itu justru ditolak Syarifah.

Kisah pilunya ditolak pacar akhirnya viral di media sosial.

Kini, Syarifah muncul untuk memberi klarifikasi terkait alasannya menolak Asib.

Nisa sapaan akrabnya mengatakan tak pernah sekalipun meminta uang kepada Ali.

"Saya tidak pernah minta, dia sendiri yang kirim uang," ucap Nisa melalui rekaman suara.

Nisa mengaku uang yang diberikan Ali untuk membeli handphonenya.

"HP-ku rusak, makanya tidak bisa komunikasi akhirnya dia kirim uang untuk beli hape," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan terkait uang bulanan yang dikirim Ali memang benar dan itu untuk menutupi kebutuhannya sehari-hari.

"Untuk uang bulanan memang dia kirim, tapi saya belikan kuota untuk komunikasi dengan dia," tambahnya.

Nisa menjelaskan uang sebesar Rp 9.500.860 ribu yang diberikan akan dikembalikan sebesar Rp 10 Juta tapi Ali menolak.

"Mau saya kembalikan Rp 10 Juta tapi dia tolak bahkan sempat dia lempar," terangnya.

"Selalu mengancam mau bun** diri kalau saya tidak balas chatnya bilang mau bun** diri lah, nah iris-iris tangannya," akunya.

Tak hanya itu saja, Nisa mengaku Ali selalu mengancam akan mengakhiri hidupnya jika pesannya tidak dibalas.

"Selalu mengancam mau bun** diri kalau saya tidak balas chatnya bilang mau bun** diri lah, nah iris-iris tangannya," akunya.

Bahkan, Nisa sempat kabur dari rumah untuk bertemu dengan Ali.

"Ali yang suruh kabur dari rumah, makanya kirim uang supaya saya ikut sama dia," jelasnya.

Sebelumnya, kisah Asib Ali Bhore ini sempat viral di media sosial, ketika dia mendatangi Polres Wajo untuk menceritakan kisahnya dengan sang kekasih.

Asib mengaku telah mengenal Haerunnisa selama satu tahun dan diizinkan datang ke Indonesia untuk melamarnya.

Setibanya di rumah Haerunnisa dengan perjuangan yang sangat panjang, Asib ternyata ditolak dengan alasan bahwa kekasihnya telah dijodohkan oleh pria lain.

Di Polres Wajo, Asib sempat meratapi nasibnya itu. Tak jarang, dia juga menitikkan air mata.

Menurut Kasat Intelkam Polres Wajo, AKP Amdia mengatakan, kedua belah pihak sudah dipertemukan di Mapolres.

"Keduanya sudah kami pertemukan dan memang tidak ada restu dari keluarga perempuan," ujarnya saat dikonfirmasi tribun timur, Sabtu (18/2/23) malam dilansir TribunWajo.

"Setelah dipertemukan, Ali langsung kembali ke Makassar dan langsung ke Bandara Hasanuddin menggunakan mobil yang ia carter," tambahnya.

Asib Ali Sewa Mobil Temuk Kekasih dari Makassar ke Wajo

Ali (32) hendak melamar kekasihnya Syarifah Haerunnisa warga Desa Watangrumpia, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo namun ditolak oleh pihak keluarga Nisa.

Ternyata, ia juga sudah membawa seserahan (erang-erang) berupa mukena dan berbagai macam kosmetik untuk melamar kekasihnya.

Bahkan, Ali menyewa mobil dengan nomor polisi DD 1889 TP dari Makassar menuju Wajo.

Diketahui, keduanya menjalin hubungan kurang lebih satu tahun melalui aplikasi Whatsapp dan tergabung bersama di dalam grup "HIJRAH".

Ali juga mengirim uang kepada kekasihnya sebesar Rp 9 juta dengan maksud untuk melamar.

Setelah sampai di Indonesia, tepatnya di rumah perempuan, Ali ditolak oleh keluarga perempuan dengan alasan Nisa sudah dijodohkan dengan pria lain.

Sumber: tribunnews
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita