Heboh! Kepulauan Widi di Maluku Utara Dilelang ke Investor Asing

Heboh! Kepulauan Widi di Maluku Utara Dilelang ke Investor Asing

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Bereda kabar mengenai pelelangan Kepulauan Widi melalui situs lelang Amerika yang memicu kehebohan publik.

Dari kabar yang beredar, terdapat 100 pulau yang berada di kepulauan Widi akan dilelang melalui situs lelang Amerika Sotheby’s pada tanggal 8-14 Desember 2022 mendatang.

Saat ini Kepulauan Widi dikelola oleh PT Leadhership Island Indonesia yang menjadi pemegang konsesi pengelolaan untuk mengembangkan destinasi wisata di wilayah kepulauan tersebut.

Kepulauan Widi sendiri merupakan kawasan konservasi perairan di daerah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Dilansir Harianhaluan.com dari situs resmi pemerintah Halmahera Selatan, Kepulauan Widi terdiri dari 99 pulau, 3 Atol dan mempunyai 2 gugusan pulau.

Menanggapi berita yang beredar, juru bicara Kementerian Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi memberikan penjelasan.

Ia menyampaikan bahwasanya daerah tersebut sudah memiliki izin pengelolaan antara pihak swasta dan pemerintah provinsi.

“Izin pengelolaan tersebut diberikan kepada PT Leadership Island Indonesia (LII) sejak lama. Namun kabarnya hingga kini belum ada realisasi pembangunannya hingga kemudian muncul kabar lelang tersebut,” kata Jodi dikutip HarianHaluan.com dari Okezone.com, Minggu, 4 Desember 2022.

Dia juga menegaskan bahwasanya peraturan mengenai pengelolaan pulau-pulau kecil tidak bisa dimiliki oleh pihak manapun secara utuh.


“Bagi pihak-pihak yang mengelola, bukan memiliki, kawasan pulau kecil harus mendapatkan izin dari pemerintah. Jika sampai ada pelanggaran dari ketentuan perundang-undangan, maka ada sanksi yang bisa dikenakan,” ucapnya.

Menanggapi berita yang beredar, PT Leadership Island Indonesia (LII) membantah adanya penjualan Pulau Widi kepada investor asing.

Dikutip Harianhaluan.com dari sindonews.com, Communication Director LII Okki Soebagio menyebut pemberitaan tersebut sangat keliru dan menyesatkan.

"LII ingin memberikan Klarifikasi terkait beberapa liputan media dengan variasi judul berita '100 pulau di Indonesia di lelang'. LII dengan ini menanggapi bahwa isi pemberitaan tersebut adalah keliru dan menyesatkan," ucanya melalui keterangan pers yang diterima, Jumat, 2 Desember 2022.

Melalui kesempatan itu ia menyampaikan bahwa PT LII sedang membangun kerjasama dengan Sotheby’s Auction Concierge untuk menemukan investor potensial sebagai mitra pengembangan Kepulauan Widi.

“Investor terpilih adalah yang telah memenuhi persyaratan dan mendapat persetujuan dari LII. Salah satu syarat yang harus disetujui oleh investor adalah investor diharuskan untuk berinvestasi dalam jumlah yang signifikan ke dalam pengembangan Kepulauan Widi,” katanya.***

Sumber: harianhaluan
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita