Perang Masih Bergejolak, Jokowi Presiden Pertama di Asia yang Datangi Ukraina

Perang Masih Bergejolak, Jokowi Presiden Pertama di Asia yang Datangi Ukraina

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO -Kedatangan Presiden Jokowi ke Ukraina menjadi kedatangan Presiden Pertama di ASIA, di tengah perang Ukraina-Rusia yang masih bergejolak. 

“Presiden Jokowi merupakan pemimpin Asia pertama yang akan melakukan kunjungan kedua negara tersebut," ujar Menlu Retno Marsudi dalam keterangan pers virtual Rabu (22/6/2022)

Menurut Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, kedatangan Presiden jokowi membawa misi perdamaian bagi kedua negara Ukraina-Rusia yang tengah bertikai. 

“Dalam kunjungan ke Kiev dan Moskow, tentunya Bapak Presiden akan melakukan pertemuan dengan Presiden (Volodymyr) Zelensky dan Presiden (Vladimir) Putin," tutur dia.

 

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Jokowi beserta rombongan terbatas berangkat menuju Kiev, Ukraina, menggunakan kereta dari Stasiun Przemysl Glowny di kota Przemysl, Polandia, pada Selasa (28/6), pukul 21.15 waktu setempat.

“Presiden akan meneruskan perjalanan ke Ukraina melalui Polandia.” ucap Retno.

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana ke Kiev menggunakan kereta luar biasa yang disiapkan oleh Pemerintah Ukraina sebagaimana digunakan pula oleh pemimpin negara yang berkunjung ke Ukraina beberapa waktu lalu.

Presiden dan rombongan diperkirakan tiba di Kyiv, ibu kota Ukraina keesokan harinya, yakni hari ini, Rabu (29/6/2022). 

Presiden Jokowi akan bertemu Presiden Zelensky untuk mengupayakan perdamaian antara Ukraina dengan Rusia.

Pengaturan agenda kunjungan Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi beserta rombongan terbatas ke Ukraina tentunya sudah dipersiapkan sangat matang, namun tentu saja pengaturan tersebut bersifat fleksibel menyesuaikan setiap dinamika kondisi di lapangan

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana antara lain Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung. 

Sumber: tvOne
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita