Mahfud Klaim Indonesia Stabil, Rocky Gerung: Mengunci Oposisi, Itu Stabilitas Semu!

Mahfud Klaim Indonesia Stabil, Rocky Gerung: Mengunci Oposisi, Itu Stabilitas Semu!

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Tidak lama ini Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Profesor Mahfud Md mengatakan bahwa di tahun 2021 Indonesia berada dalam keadaan lebih tenang.

Saat ditemui di kantornya, Mahfud Md mengatakan bahwa indeks Demokrasi di Indonesia dapat dikatakan stabil.

Salah satu faktor yang mendukung adalah karena, tidak ada lagi atau sangat minim unjuk rasa yang dipicu oleh masalah keyakinan, terutama dari aktivis ormas Islam.

“Demo-demo di berbagai daerah dengan teriakan takbir dan persekusi tidak ada lagi. Dulu kan bupati ini didemo, dengan pakaian gamis,” ujarnya yang dikutip dari detiknews.com pada hari Jumat, 31 Desember 2021.

Menanggapi hal ini, pengamat politik Rocky Gerung berpendapat, bahwa Mahfud Md salah dalam menilai kestabilan yang ada.

Menurutnya wajar bila Indonesia terlihat lebih tenang, karena oposisi telah ditangkap. Maka secara otomatis Demokrasi di negeri ini tengah mengalami penurunan.

Rocky Gerung mengatakan bahwa statemen yang disampaikan Mahfud Md, hanyalah ungkapan kegembiraan atas ditangkapnya Habib Rizieq dan dibubarkannya FPI.

“Benar, Pak Mahfud katakan bahwa kita sekarang tidak ada lagi ribut-ribut karena demokrasi telah dihilangkan” tuturnya dalam unggahan video di channel youtube Rocky Gerung Official pada hari Jumat, 31 Desember 2021.

“Bahkan kita perlu kuras lagi sebetulnya, mental dibelakang ucapan itu apa? Jadi dia bergembira karena Habib Rizieq ditangkap, kan itu intinya kan?” imbuhnya lagi.

Menurut Rocky Gerung, dengan adanya penangkapan Habib Rizieq sama artinya dengan dibungkam nya hak asasi manusia (HAM).

Ia juga menyamakan keadaan Indonesia saat ini, dengan keadaan masa orde baru dimana kebebasan berpendapat menurutnya telah dibungkam.

“Dimana-mana setiap kali kita mengunci politik, mengunci oposisi, pasti terjadi stabilitas. Tapi itu stabilitas semu” ujarnya lagi.

Rocky Gerung khawatir, apabila indeks di tahun depan memburuk, maka akan ada lagi tokoh-tokoh Islam yang ditangkap. Supaya tercipta kembali kestabilan menurut Mahfud Md.

Ia juga menyampaikan bahwa indeks Demokrasi, juga diukur dari proyek-proyek pemberdayaan masyarakat sipil juga sistem pemilu yang ada, dan hal itulah yang seharusnya dievaluasi oleh Mahfud Md. [terkini]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita