Relawan-Selebaran Dukung Luhut Nyapres tapi Gayung Tak Bersambut
logo

11 Oktober 2021

Relawan-Selebaran Dukung Luhut Nyapres tapi Gayung Tak Bersambut

Relawan-Selebaran Dukung Luhut Nyapres tapi Gayung Tak Bersambut


GELORA.CO -Dukungan agar Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan maju di Pilpres 2024 bermunculan. Namun, bak gayung tak bersambut, Luhut menegaskan tak memiliki niatan untuk mencalonkan diri jadi presiden.

Dukungan kepada Luhut untuk maju di Pilpres itu kali pertama muncul lewat poster acara deklarasi 'LBP for RI 1' pada Agustus 2021 lalu. Poster itu memuat acara deklarasi yang digelar 17 Agustus di 2021 di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Acara itu dibuat oleh gerakan Pemuda Perubahan.


Berikut isi poster tersebut:

"Indonesia harus mempunyai pemimpin yang tegas, cepat dan mengerti tentang negara. Itu semua ada di sosok Bapak Luhut Binsar Pandjaitan," demikian isi keterangan tertulis di poster. Foto Luhut juga ikut dipampang dalam poster berwarna merah putih itu.


Relawan Sahabat LBP
Dukungan pun kembali muncul pada Sabtu (9/10) lalu. Sahabat Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) mendeklarasikan diri mendukung Luhut untuk maju sebagai presiden dalam Pilpres 2024.

Juru Bicara Sahabat LBP, Sarjan Andesbaya mengatakan, deklarasi itu dilakukan lantaran banyak tokoh yang mulai mempersiapkan diri meski Pemilu masih 3 tahun lagi.

"Pemilihan Presiden Republik Indonesia 2024 masih 3 tahun lagi. Namun sejumlah tokoh politik calon presiden telah memulai sosialisasi jauh-jauh hari, baik lewat media sosial (medsos) seperti yang lakukan tim medsos Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo atau Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil," kata Sarjan, dalam keterangannya, Minggu (10/10/2021).

"Ada lagi yang lewat medium baliho yang tersebar di berbagai daerah oleh sejumlah elite partai politik, seperti Airlangga Hartarto (Ketum Golkar), Puan Maharani (Ketua PDIP), Muhaimin Iskandar (Ketum PKB) dll," lanjutnya.

Luhut Dinilai Berprestasi
Sarjan lantas menilai kini saatnya pihaknya mendeklarasikan Luhut Binsar Pandjaitan untuk 2024. Menurutnya, kiprah dan prestasi Luhut selama 7 tahun mendampingi Presiden Jokowi sudah terbukti.

"Dukungan ini dilakukan oleh Sahabat LBP setelah melihat kiprah dan prestasi Menko Marves Luhut selama sekitar 7 tahun mendampingi Presiden Jokowi baik di tengah situasi normal maupun di tengah situasi prihatin di tengah pandemi saat ini," ucapnya.

Lebih lanjut, Sarjan menilai semua tugas penting yang diperintahkan Jokowi mampu diselesaikan dengan sukses oleh Luhut. Dia menyampaikan berbagai capaian Luhut lainnya yang telah menunjukkan kepemimpinan Luhut.

"Semua tugas-tugas penting yang diperintahkan presiden kepada Pak LBP dilaksanakan dengan sukses sesuai target, seperti yang kita lihat ketika menjadi komandan PKPM darurat Jawa Bali dalam penanganan COVID 19 pada Juli-September 2021 ini COVID suah melandai. Ini patut kita apresiasi yang menunjukkan kuatnya leadership LBP saat diberi tugas-tugas penting," ujarnya.

Dia pun memastikan akan menggalang dukungan lebih lanjut pascadeklarasi ini. Dia menyebut deklarasi resmi ini akan dilakukan pada Hari Sumpah Pemuda atau 28 Oktober 2021.

"Pasca-soft launching ini kami akan segera berkonsolidasi untuk menggalang dukungan, terutama kelompok pemuda dan mahasiswa, pedagang kecil, pedang kaki lima dan petani yang telah lama kami advokasi di berbagai daerah. Deklarasi resmi akan lakukan persis pada saat hari sumpah pemuda 28 Oktober mendatang di Jakarta," tuturnya.

Luhut Tak Punya Niat Nyapres
Juru Bicara Luhut, Jodi Mahardi sudah angkat bicara perihal munculnya dua dukungan itu. Saat poster 'LBP for RI 1' muncul, Jodi dengan tegas menyampaikan Luhut tidak pernah punya niat maju capres 2024.


"Beredar selebaran LBP sebagai RI-1. Saya tegaskan itu bukan dari pihak Pak Luhut. Pak Luhut, seperti disampaikan dalam beberapa kali kesempatan wawancara, tidak mempunyai niat nyapres di 2024," kata Jodi kepada wartawan, Sabtu (7/8/2021).

Jodi mengatakan, setelah masa jabatannya habis, Luhut akan berfokus pada keluarga dan mengurusi yayasan pendidikannya. Dia menyebut Luhut pun tidak akan memasang baliho atau poster terkait capres.

Jodi mengatakan saat ini Luhut tengah berfokus melaksanakan tugas sebagai Menko Marves dan Koordinator PPKM Jawa-Bali.

"Rencana setelah selesai bertugas sebagai menteri akan fokus ke keluarga dan yayasan pendidikannya," ujarnya.

"Pak Luhut tidak akan dan tidak pernah pasang baliho atau menyebarkan selebaran sebagai capres 2024 karena bisa mengukur diri. Pak Luhut saat ini fokus sebagai Koordinator PPKM Jawa-Bali dan berupaya bisa melaksanakan tugas yang diamanahkan dengan sebaik-baiknya," lanjut Jodi.

Kini, Jodi kembali menegaskan Luhut tidak pernah berniat untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang. Jodi juga mengaku tidak tahu-menahu soal kemunculan relawan LBP itu.

"Tidak ada niatan untuk nyapres," kata Jodi kepada detikcom, Minggu (10/10).

"Tapi sekali lagi perlu saya tegaskan bahwa Pak Luhut tidak ada niatan nyapres," tegas Jodi.(detik)
close
Subscribe